Tak Cuma Pakai Masker, Menjaga Jarak Jadi Kunci Hentikan Penularan Covid-19

Yasinta Rahmawati

Kamis, 24 Desember 2020 | 07:44 WIB
Tak Cuma Pakai Masker, Menjaga Jarak Jadi Kunci Hentikan Penularan Covid-19
Ilustrasi masker bedah. [Shutterstock]

Suara.com - Mempraktikkan protokol kesehatan secara menyeluruh, yakni mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker menjadi cara melindungi diri dari paparan virus corona Covid-19.

Sayangnya, menjaga jarak adalah yang paling sering dilanggar. Padahal menurut sebuah penelitian, hanya mengenakan masker wajah mungkin tidak melindungi Anda dari virus corona Covid-19 jika Anda tidak menjaga jarak fisik.

Dilansir dari The Health Site, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids, menguji bagaimana lima jenis bahan masker memengaruhi penyebaran tetesan yang membawa virus SARS-CoV-2 (virus corona penyebab Covid-19) saat kita batuk atau bersin.

Semua materi yang diuji para peneliti secara dramatis mengurangi jumlah tetesan yang ditularkan. Namun, terlihat cukup banyak tetesan yang berpotensi menyebabkan Covid-19 masih berhasil melewati beberapa material ketika jarak fisik kurang dari enam kaki, kata mereka.

"Masker pasti membantu, tetapi jika orang-orang sangat dekat satu sama lain, masih ada kemungkinan menyebarkan atau tertular virus," kata Krishna Kota, seorang profesor di Universitas Negeri New Mexico di AS.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung. (Pixabay/mohamed_hassan)

"Bukan hanya masker yang akan membantu. Ini adalah masker dan jarak," tambah Kota.

Dalam pengujian, peneliti mengembangkan mesin yang menggunakan generator udara untuk meniru batuk dan bersin manusia.

Generator itu digunakan untuk meniup partikel cairan kecil, seperti tetesan bersin dan batuk di udara, melalui lembaran laser dalam tabung persegi kedap udara dengan kamera.

Mereka memblokir aliran tetesan dalam tabung dengan lima jenis bahan, yakni kain biasa, masker kain dua lapis, kain basah dua lapis, masker bedah , dan ventilator N-95 tingkat medis.

baca juga

Masing-masing masker menangkap sebagian besar tetesan yang memungkinkan sekitar 3,6 persen tetesan masuk. Sedangkan masker N-95 secara statistik menghentikan 100 persen tetesan.

Para peneliti mencatat bahwa pada jarak kurang dari enam kaki, bahkan persentase kecil tetesan air itu sudah cukup untuk membuat seseorang sakit, terutama jika seseorang dengan Covid-19 bersin atau batuk beberapa kali.

Menurut para peneliti, satu kali bersin dapat membawa hingga 200 juta partikel virus kecil, tergantung pada seberapa sakit pembawa itu.

Mereka mencatat bahwa bahkan jika masker menghalangi sebagian besar partikel itu, masih cukup banyak yang bisa lolos dan membuat seseorang tertular jika orang berada di jarak dekat dengan pembawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Mensos Juliari Tegaskan Gibran Tak Terlibat Korupsi Bansos

Eks Mensos Juliari Tegaskan Gibran Tak Terlibat Korupsi Bansos

Surakarta | Kamis, 24 Desember 2020 | 07:10 WIB

Chile Gunakan Anjing Pelacak untuk Deteksi Covid-19 di Bandara

Chile Gunakan Anjing Pelacak untuk Deteksi Covid-19 di Bandara

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 07:03 WIB

Ustaz Yusuf Mansur Sembuh dari Covid-19, Ari Untung: Alhamdulillah

Ustaz Yusuf Mansur Sembuh dari Covid-19, Ari Untung: Alhamdulillah

Sumbar | Kamis, 24 Desember 2020 | 07:05 WIB

Terkini

BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional

BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:54 WIB

×