Survey India: Ada Tiga Kelompok Paling Disulitkan selama Pandemi Covid-19

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Senin, 28 Desember 2020 | 10:35 WIB
Survey India: Ada Tiga Kelompok Paling Disulitkan selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi lansia

Suara.com - Tahun 2020 telah menjadi tahun yang sangat sulit bagi semua orang akibat pandemi Covid-19. Tetapi menurut Kementerian Keadilan dan Pemberdayaan Sosial India, ada beberapa kelompok orang yang lebih terpukul.

Melansir dari Healthshots, sebuah laporan dari Kementerian Keadilan dan Pemberdayaan Sosial India menunjukkan bahwa transgender, lansia, dan populasi difabel mengalami kesulitan lebih selama tahun 2020. Kondisi ini telah membuat trauma mental bagi mereka.

Para lansia berjuang melawan kerentanan tinggi terhadap Covid-19, sementara waria dan populasi penyandang disabilitas terkena dampak sosialnya.

Terdegradasi ke sela-sela masyarakat, banyak dari transgender negara terpaksa untuk mencari nafkah dengan mengamen, menari di perayaan seperti pernikahan, bekerja di salon, hingga pekerja seks. Namun sejak wabah Covid-19 merebak, banyak anggota komunitas trans kehilangan mata pencaharian dan kesulitan berjuang untuk mendapatkan penghasilan.

Mereka mengatakan bahwa mereka telah menjadi sasaran ejekan, pelecehan verbal dan kekerasan dalam rumah tangga oleh pasangan dan anggota keluarga selama pandemi.

"Wabah Covid-19 telah mendorong kita kembali ke masa-masa ketika kita berjuang untuk diterima sebagai identitas, terutama untuk didengarkan aspirasinya dan bagaimana menyelamatkan diri dari tantangan yang mengancam jiwa," ujar Meera Parida, salah satu pendiri LSM Sakha.

“Komunitas trans membutuhkan bantuan serta dukungan dari masyarakat dan pemerintah lebih dari sebelumnya,” imbuhnya.

Ilustrasi transgender. (Shutterstock)
Ilustrasi transgender. (Shutterstock)

Komunitas difabel berjuang melawan dampak penyakit dan juga jarak sosial. Dalam hal ini, beberapa orang difabel seperti tunanetra harus mendapatkan sentuhan untuk berkomunikasi, namun jarak sosial membuat hal tersebut tak memungkinkan.

Semantara orang tuli yang mengandalkan gerak mulut dipersulit dengan kewajiban penggunaan masker.

baca juga

DI sisi lain, lansia terutama mereka yang tinggal di panti jompo, juga mengalami tahun yang sulit karena kerentanan mereka yang tinggi terhadap Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas: 672 Pasien Covid-19 Meninggal di Sumut

Satgas: 672 Pasien Covid-19 Meninggal di Sumut

Sumut | Senin, 28 Desember 2020 | 10:15 WIB

Update Covid-19 Global: Afsel Catat 1 Juta Kasus Infeksi, Karena Mutasi?

Update Covid-19 Global: Afsel Catat 1 Juta Kasus Infeksi, Karena Mutasi?

Health | Senin, 28 Desember 2020 | 10:14 WIB

Ini Kasus Covid-19 Pertama di Sulawesi Selatan

Ini Kasus Covid-19 Pertama di Sulawesi Selatan

Sulsel | Senin, 28 Desember 2020 | 09:32 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×