Banyak RS Covid-19 di Indonesia Penuh, Menkes Mau Bagaimana?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 30 Desember 2020 | 12:45 WIB
Banyak RS Covid-19 di Indonesia Penuh, Menkes Mau Bagaimana?
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok: Kementerian Kesehatan)

Suara.com - Kementerian Kesehatan merilis kapasitas ketersedian tempat tidur dan ruang ICU khusus Covid-19 di rumah sakit seluruh Indonesia, dan mendapati lebih dari 70 persen sudah terisi alias penuh.

Fakta ini sangat mengkhawatirkan, pasalnya periode libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru) masih belangsung. Diprediksi akan terjadi lonjakan kasus Covid-19, 30 hingga 40 persen setelah liburan selesai.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, memprediksi lonjakan kasus pasca Nataru ini baru akan terjadi pada 16 hingga 18 Januari 2021 mendatang.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / [Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden]
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / [Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden]

"Karena pengalaman menunjukkan bahwa lonjakan infeksi itu akan terjadi 10 sampai 14 hari sesudah liburan selesai. Jadi kalau liburan selesai di sekitar tanggal 1 atau 2 Januari ini, (lonjakan kasus) akan terjadi sekitar tanggal 16 hingga 18 Januari 2021," ujar Menkes Budi saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (29/12/2020).

Berikut langkah antisipatif yang sudah disiapkan Kemenkes untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 usai periode liburan Nataru, sebagai berikut:

  1. Optimalisasi tempat tidur milik RSUD dan RS swasta.
  2.  Bekerjasama dengan Pemda atau Dinkes untuk meningkatkan kapasitas ruang perawatan dalam waktu dekat, sebesar 30 persen hingga 40 persen dari kapasitas yang ada.
  3. Penambahan tempat tidur khusus Covid-19 di RS non RSUD.
  4. Penambahan RS rujukan baru.
  5. Penambahan tenaga Kesehatan kurang lebih 7.901 dari 141 fasilitas kesehatan, paling banyak perawat 4.935, dokter umum 829, dokter spesialis 480, dan sisa nakes lainnya.
  6. Penambahan 740 tempat tidur baru untuk di ruang ICU dan isolasi di RS vertikal Kemenkes.
  7. Penataan kembali sistem rujukan pelayanan kesehatan Covid-19.
  8. Penguatan implementasi protokol tata laksana Covid-19 di fasyankes
  9. Skenario lain :
    - Mengubah ruang perawatan umum menjadi ruang perawatan Covid-19.
    - Mendirikan tenda darurat di RS untuk perawatan pasien Covid-19.
    - Mendirikan RS lapangan atau darurat Covid-19 di daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

507 Nakes Gugur karena Pandemi, Menkes Budi: Saya Turut Berbelasungkawa

507 Nakes Gugur karena Pandemi, Menkes Budi: Saya Turut Berbelasungkawa

Health | Rabu, 30 Desember 2020 | 11:15 WIB

Terpopuler: Menkes BGS Bukan dari Dokter Hingga Tidur Pakai Kaus Kaki

Terpopuler: Menkes BGS Bukan dari Dokter Hingga Tidur Pakai Kaus Kaki

Health | Selasa, 29 Desember 2020 | 21:06 WIB

Dampak Libur Panjang, Menkes Budi Prediksi Kenaikan Kasus 30-40 Persen

Dampak Libur Panjang, Menkes Budi Prediksi Kenaikan Kasus 30-40 Persen

Bali | Selasa, 29 Desember 2020 | 20:45 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB