Selain Melindungi Bola Mata, Berkedip Juga Bermanfaat Bagi Otak

Vania Rossa

Rabu, 30 Desember 2020 | 15:39 WIB
Selain Melindungi Bola Mata, Berkedip Juga Bermanfaat Bagi Otak
Ilustrasi berkedip. (Elements Envato)

Suara.com - Berkedip merupakan hal normal yang dilakukan manusia, bahkan beberapa jenis hewan. Meski kerap tidak disadari, berkedip merupakan respons alami tubuh yang memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk melumasi bola mata dan melindunginya dari debu atau kotoran.

Rata-rata manusia berkedip sekitar 15-20 kali dalam satu menit. Setiap kedipan mata rata-rata membutuhkan waktu sekitar 400 milidetik, namun kecepatannya ini dapat dipengaruhi oleh banyak hal seperti kelelahan, penggunaan obat, dan kondisi kesehatan seseorang.

Dilansir dari laman Smithsonianmag, dalam sebuah makalah yang diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences, sekelompok ilmuwan dari Jepang mengungkap fakta baru bahwa berkedip dapat membantu seseorang untuk fokus dan memusatkan perhatian.

Para peneliti membuat hipotesis setelah mencatat fakta menarik mengenai momen berkedip, yang ternyata tidak terjadi secara acak seperti yang sebelumnya banyak orang pikirkan. Walaupun tampak spontan, penelitian telah mengungkapkan bahwa orang cenderung berkedip pada saat-saat yang dapat diprediksi.

Untuk seseorang yang membaca, misalnya, berkedip biasanya dilakukan setelah selesai membaca kalimat. Sedangkan, untuk orang yang mendengarkan pidato, berkedip dilakukan saat pembicara berhenti di antara pernyataan. Sekelompok orang yang semuanya menonton video yang sama cenderung berkedip pada waktu yang sama pula.

Dari penelitian di atas, para peneliti menyimpulkan bahwa berkedip secara tidak sadar digunakan oleh manusia sebagai titik istirahat setelah melihat suatu gambaran visual yang membuat mata fokus akan hal tersebut. Dengan berkedip, membuat mata menjadi istirahat sejenak.

Peneliti juga menemukan, saat seseorang mengedipkan mata, aktivitas mentalnya melonjak di area tertentu di otak yang berfungsi saat pikiran berada dalam kondisi istirahat yang terjaga. Mereka merasa bahwa pengaktifan bagian otak ini berfungsi sebagai istirahat mental singkat yang memungkinkan perhatian yang lebih baik saat mata terbuka kembali.

Dari pernyataan para ahli di atas, dapat dikatakan bahwa berkedip tidak hanya bermanfaat bagi mata, tetapi juga otak dan mental. Melalui berkedip, seseorang akan mendapatkan fokusnya kembali. Selain itu, berkedip juga membuat otak menjadi lebih ringan dan dan membuat kemampuan berpikir jadi lebih baik. (Fajar Ramadhan)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haru Biru! Bocah Ini Jadi 'Mata' Orang Tuanya Saat Mengemis

Haru Biru! Bocah Ini Jadi 'Mata' Orang Tuanya Saat Mengemis

Surakarta | Sabtu, 26 Desember 2020 | 15:19 WIB

Bak Detektif, Viral Pria Pergoki Kekasih Selingkuh Lewat Pantulan di Mata

Bak Detektif, Viral Pria Pergoki Kekasih Selingkuh Lewat Pantulan di Mata

Lifestyle | Jum'at, 25 Desember 2020 | 17:40 WIB

Sering Alami Mata Kedutan Tak Terkendali? Bisa Jadi Kekurangan Vitamin Ini

Sering Alami Mata Kedutan Tak Terkendali? Bisa Jadi Kekurangan Vitamin Ini

Health | Rabu, 23 Desember 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB