Lagi, Eropa Tambah 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 09 Januari 2021 | 11:09 WIB
Lagi, Eropa Tambah 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer
Markas besar Uni Eropa. [Shutterstock]

Suara.com - Tingginya peningkatan kasus Covid-19 di Eropa membuat kebutuhan akan vaksin semakin meningkat.

Atas dasar tersebut, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan pada Jumat (8/1/2021) bahwa Uni Eropa telah setuju untuk menggandakan jumlah vaksin Covid-19 yang dibeli dari perusahaan bioteknologi BioNTech/Pfizer.

Dengan kontrak baru, UE akan membeli 200 juta dosis lagi dengan opsi tambahan 100 juta dosis, di luar 300 juta dosis yang sudah dibeli sebelumnya.

Von der Leyen mengatakan 75 juta dosis akan tersedia pada kuartal kedua tahun ini dan sisanya pada kuartal ketiga dan keempat.

"Tanpa berinvestasi dalam membangun kapasitas kami sejak dini, kami tidak akan bisa menggandakan jumlah vaksin," ujar dia, dilansir Anadolu Agency.

Presiden Komisi Eropa itu juga mengatakan bahwa UE membuat perjanjian dengan enam perusahaan farmasi, yaitu Pfizer/BioNTech, Moderna, AstraZeneca, CureVac, Johnson & Johnson, dan Sanofi/GlaxoSmithKline.

"Jika semuanya efektif, 2,3 miliar vaksin akan tersedia. Ini lebih dari cukup bagi kami. Kita seharusnya tidak hanya memikirkan diri kita sendiri tetapi negara lain yang membutuhkan dukungan kita," tambah dia.

Kesepakatan vaksin baru tersebut masih harus mendapat persetujuan negara-negara anggota Uni Eropa.

Reaksi Alergi Vaksin Pfizer

baca juga

Seorang dokter di Mexico bernama Karla Cecilia Perez langsung lumpuh setelah menerima vaksin Covid-19. Hal ini diduga karena reaksi alergi terhadap salah satu bahan yang terkandung dalam suntikan.

Menyadur BC Focus Kamis (07/01), Karla langsung mengalami memar, kram, lemah dan gangguan masalah pernapasan dalam waktu singkat. Tak lama, dokter berusia 32 tahun itu menunjukkan gejala kelumpuhan.

Karla juga diketahui memiliki alergi terhadap antibiotik sebelum vaksinasi. Dokter ini telah menderita efek samping yang sama parahnya dari antibiotik ini.

Karla kemudian didiagnosis radang otak dan sumsum tulang belakang (encephalomyelitis) dan kondisinya kini membaik setelah diobati. Kementerian Kesehatan Meksiko langsung menyelidiki kasus ini secara mendalam.

Lebih lanjut, kementerian mengatakan pihaknya tak menentang vaksinasi tapi penelitian yang lebih mendalam dibutuhkan terkait hal ini.

"Kami tidak mengklaim kelumpuhan ini disebabkan oleh vaksin. Diperlukan penelitian untuk mengonfirmasi hal ini," jelas pihak kementerian.

Keluarga Karla, Carlos mengatakan pihaknya tak akan menghalangi orang lain untuk menerima vaksinasi tapi mereka menyarankan untuk lebih berhati-hati.

"Seluruh kasusnya (perlu) diinvestigasi sehingga insiden seperti itu dapat dihindari di masa mendatang," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

RI Kejar Tanda Tangan Dagang dengan Uni Eropa, Target Berlaku 2027

RI Kejar Tanda Tangan Dagang dengan Uni Eropa, Target Berlaku 2027

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26 WIB

90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda

90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 10:55 WIB

Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau

Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:28 WIB

Uni Eropa dan AS Capai Kesepakatan Sementara Aturan Tarif Datang

Uni Eropa dan AS Capai Kesepakatan Sementara Aturan Tarif Datang

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:42 WIB

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:09 WIB

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 21:05 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Ravindra Airlangga: Kemitraan IndonesiaUni Eropa Perlu Diperkuat lewat Diplomasi Parlemen

Ravindra Airlangga: Kemitraan IndonesiaUni Eropa Perlu Diperkuat lewat Diplomasi Parlemen

DPR | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:06 WIB

Terkini

Survei Arawicaksa Institute: Abdul Muti dan Amran Sulaiman Menteri dengan Penilaian Tertinggi

Survei Arawicaksa Institute: Abdul Muti dan Amran Sulaiman Menteri dengan Penilaian Tertinggi

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Essence Dipakai Sebelum atau Sesudah Serum? Ini Urutan Skincare yang Benar

Essence Dipakai Sebelum atau Sesudah Serum? Ini Urutan Skincare yang Benar

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Joey Pelupessy Ungkap Momen Manis FIFA ASEAN Cup 2026: Jabat Tangan Prabowo dan Air Mata Suporter

Joey Pelupessy Ungkap Momen Manis FIFA ASEAN Cup 2026: Jabat Tangan Prabowo dan Air Mata Suporter

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Cashback 20 Persen Tagihan PDAM Hingga Desember 2026, Bayar di BRImo

Cashback 20 Persen Tagihan PDAM Hingga Desember 2026, Bayar di BRImo

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Kisah Remaja di Kampung Ambon Pakai Narkoba Dua Kali Seminggu, Polisi Tempuh Jalur Rehabilitasi

Kisah Remaja di Kampung Ambon Pakai Narkoba Dua Kali Seminggu, Polisi Tempuh Jalur Rehabilitasi

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Kolektor Kisah Unik Para Pelanggan Toko Buku Bekas: Ketika Buku Menyimpan Luka dan Kenangan

Kolektor Kisah Unik Para Pelanggan Toko Buku Bekas: Ketika Buku Menyimpan Luka dan Kenangan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRILink Agen Hadirkan Akses Keuangan hingga Pelosok

Momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRILink Agen Hadirkan Akses Keuangan hingga Pelosok

Surakarta | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Komnas HAM Selidiki Dugaan Pembatasan Internet saat Demo 27 Agustus

Komnas HAM Selidiki Dugaan Pembatasan Internet saat Demo 27 Agustus

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Hadapi Musim Hujan, Semarang Siagakan 119 Pompa, Pengerukan 5 Lokasi Dikebut

Hadapi Musim Hujan, Semarang Siagakan 119 Pompa, Pengerukan 5 Lokasi Dikebut

Jawa Tengah | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Musik Kencang dan Rusuh! Lapak Narkoba di Kampung Ambon Sudah Lama Resahkan Warga

Musik Kencang dan Rusuh! Lapak Narkoba di Kampung Ambon Sudah Lama Resahkan Warga

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:55 WIB

×