alexametrics

Gejala Kanker Serviks, Waspadai Pendarahan Usai Hubungan Seks

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni
Gejala Kanker Serviks, Waspadai Pendarahan Usai Hubungan Seks
Ilustrasi berhubungan seks, bercinta, masalah seksual (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)

Pendarahan setelah berhubungan seks bisa menjadi tanda-tanda kanker serviks.

Suara.com - Kanker serviks salah satu kanker yang berisiko bagi wanita. Kanker serviks terjadi ketika sel abnormal berkembang biak di serviks.

Menurut Cancer Research UK, perdarahan vagina yang tidak biasa bisa merupakan gejala kanker serviks.

Pendarahan vagina yang tidak normal biasanya terjadi pada waktu-waktu selain ketika Anda sedang menstruasi, misalnya:

  1. Antara periode
  2. Selama atau setelah berhubungan seks (pasca senggama)
  3. Setelah menopause
Ilustrasi serviks [Shutterstock].
Ilustrasi serviks [Shutterstock].

Adapun tanda-tanda lain dari kanker serviks meliputi:

Baca Juga: Deteksi Varian Baru Virus Corona, Menkes Budi Minta RS Kirim Sampel Pasien

  1. Ketidaknyamanan atau rasa sakit saat berhubungan seks
  2. Keputihan yang berbau tidak sedap
  3. Nyeri di daerah antara tulang pinggul (panggul)

Penyebab kanker serviks

Badan amal Eve Appeal mengatakan bahwa hampir semua kanker serviks skuamosa disebabkan oleh infeksi menular seksual (IMS) umum yang disebut human papillomavirus (HPV).

Badan kesehatan tersebut menekankan bahwa HPV sangat umum terjadi, yakni sekitar 80 persen orang akan menderita HPV pada tahap tertentu dalam hidupnya. Biasanya, sistem kekebalan akan mengatasi infeksi tanpa pengobatan.

HPV adalah sekelompok virus yang terdiri lebih dari 100 jenis virus berbeda yang menyebar melalui kontak seksual kulit ke kulit.

Artinya, seseorang bisa tertular HPV tanpa melalukan hubungan seks penetrasi. Jika tubuh tidak bisa membersihkan virus, terdapat risiko berkembangnya sel abnormal yang bisa menjadi kanker seiring waktu.

Baca Juga: Pfizer Buktikan Vaksin Mereka Efektif Melawan Varian Baru Virus Corona

Orang yang berisiko terkena kanker serviks pasti memiliki leher rahim, seperti wanita, dan pria trans yang belum menjalani histerektomi total.

Komentar