Berkat Inovasi Ini, Pemeriksaan Pasien Stroke di RSPON Jadi Lebih Cepat

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Senin, 11 Januari 2021 | 18:50 WIB
Berkat Inovasi Ini, Pemeriksaan Pasien Stroke di RSPON Jadi Lebih Cepat

Suara.com - Sebagai rumah sakit yang banyak menangani pasien stroke, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON) tentu ditantang untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. Hal ini disampaikan oleh dr. Melita, Sp.Rad, Kepala Instalasi Radiologi di RS PON.

Menurutnya, untuk menangani pasien yang baru terserang stroke, dokter dan tenaga kesehatan lainnya hanya memiliki sedikit waktu, atau yang sering disebut sebagai 'golden time' untuk membantu pasien tersebut terhindar dari risiko cacat maupun kematian. 

Salah satu upaya untuk memenuhi hal tersebut, RS PON kata dia memilih untuk menggunakan teknologi digital terbaru dalam hal CT Scan (Computed Tomography scan) dengan PACS (Picture Archiving and Communication System) Basic, yakni FUJIFILM PACS Synapse.

PACS (Picture Archiving and Communication System) Basic, yakni FUJIFILM PACS Synapse. (Dok: RSPON)
PACS (Picture Archiving and Communication System) Basic, yakni FUJIFILM PACS Synapse. (Dok: RSPON)

"Ini dilakukan agar pemeriksaan CT Scan dapat dilakukan dengan responsif dan cepat. Di mana, untuk dibaca oleh dokter radiolog, radiografer tak perlu lagi menyalin hasilnya ke menjadi rekam medis elektronik dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Sehingga hasil CT Scan pasien stroke dapat dilihat dalam waktu maksimal 20 menit," jelasnya berdasarkan siaran pers yang suara.com terima, Senin, (11/1/2021).

PACS Synapse sendiri merupakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dari FUJIFILM yang sedang tren dalam bidang radiologi dan berfungsi sebagai penyimpanan image pasien (archiving), viewer image pasien, 3D Post Processing Image, dan teleradiologi untuk menunjang klinik radiologi dalam melakuan diagnosis dengan alur kerja yang efektif, efisien dan tidak repetitif. 

PACS menjadikan pekerjaan manual yang repetitif menjadi digital serta memberikan kemudahan akses melalui mobile device dan dapat diakses para dokter dan tenaga kesehatan dimanapun termasuk ketika pasien ingin melakukan second opinion. 

Hasilnya pemeriksaan di instalasi radiologi khusus penyakit stroke kini berhasil maksimal 20 menit. Kabar baik ini telah di presentasikan dalam pertemuan ilmiah Radiological Technologist Conference Chiangmai -Thailand dengan judul Role of PACS in Order to Maximize Stroke Disease Service at National Brain Center Hospital (RS PON) berdasarkan pengalaman pemakaian PACS Synapse. 

PACS (Picture Archiving and Communication System) Basic, yakni FUJIFILM PACS Synapse. (Dok: RSPON)
PACS (Picture Archiving and Communication System) Basic, yakni FUJIFILM PACS Synapse. (Dok: RSPON)

Perubahan paling signifikan yang dirasakan kini adalah semakin singkatnya alur pemeriksaan sehingga menjadi lebih efektif dan efisien, seperti hasil dari foto radiologi tidak perlu dicetak dan selanjutnya diberikan ke dokter klinisi karena sekarang dapat langsung dibaca secara otomatis masuk ke dalam rekam medis elektronik pasien. 

Dokter Radiolog juga kini dapat melakukan 3D Processing di luar rumah sakit terutama dalam kasus CT Angiografi. Serta, jika data gambar yang dibutuhkan dirasa kurang maka dapat menarik data lainnya tanpa perlu melibatkan radiografer di rumah sakit.

baca juga

"Selain itu, RS PON dalam beberapa bulan ini sudah mencoba FUJIFILM AI Chest yang dapat membantu dokter radiolog dalam menegakkan diagnosis karena dapat menunjukkan kelainan yang ada di tubuh pasien," ujarnya. 

Menurut dia, dengan adanya AI, dokter-dokter di Indonesia seakan seperti memiliki tambahan rekan kerja baru yang dapat membantu dan mendukung rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada para pasien.

Kini, para dokter tidak lagi harus berjibaku dalam waktu cukup lama dalam mendiagnosis dan merawat pasien, karena saat ini ada alat yang dapat mempersingkat proses kerja membantu menegakkan diagnosis pasien stroke. 

"Inovasi dalam Synapse (PACS) mendukung dokter dan tenaga kesehatan meningkatkan efektivitas dan produktivitas alur kerja sehingga pasien dapat segera ditangani dengan waktu tunggu minimum serta improvement dan akurasi dalam mendiagnosis. Akurasi tersebut menjadi faktor yang penting untuk membantu meningkatkan persentase kesembuhan pasien," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Brainhacking: Merekayasa Otak Supaya Bekerja Maksimal, Mungkinkah?

Brainhacking: Merekayasa Otak Supaya Bekerja Maksimal, Mungkinkah?

Video | Sabtu, 09 Januari 2021 | 08:10 WIB

Studi: Tingkatkan Olahraga di Paruh Baya Bisa Jaga Kesehatan Otak Masa Tua

Studi: Tingkatkan Olahraga di Paruh Baya Bisa Jaga Kesehatan Otak Masa Tua

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 15:00 WIB

Ini Alasan Cita Citata Ngamuk di Medsos soal Kematian Chacha Sherly

Ini Alasan Cita Citata Ngamuk di Medsos soal Kematian Chacha Sherly

Entertainment | Kamis, 07 Januari 2021 | 15:00 WIB

Terkini

Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK

Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka

Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya

Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:51 WIB

PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik

PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar

Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan

Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:38 WIB

Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra

Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet

Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari

Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik

Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:15 WIB

×