Manfaat Olahraga Aerobik Bagi Tubuh dan Otak, Salah Satunya Atasi Depresi

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 12 Januari 2021 | 11:13 WIB
Manfaat Olahraga Aerobik Bagi Tubuh dan Otak, Salah Satunya Atasi Depresi
Ilustrasi olahraga aerobik. (Shutterstock)

Suara.com - Olahraga aerobik dipercaya dapat mengurangi berbagai risiko penyakit, seperti jantung, paru-paru, demensia dan lain-lain. Ini karena aerobik sangat baik untuk melatih kemampuan fisik yang membuat jantung dan paru-paru berkerja lebih keras dari biasanya. Beberapa jenis olahraga aerobik di antaranya berlari, bersepeda, berjalan, berenang, dan lain-lain.

Manfaat olahraga aerobik tak hanya bagi tubuh atau fisik saja, tetapi juga bagi otak atau psikis. Apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini, seperti dilansir dari Medicalnewstoday.

Manfaat olahraga aerobik bagi tubuh
1. Mencegah penyakit jantung
Kegiatan aerobik melibatkan kerja jantung lebih keras. Hal ini yang menyebabkan jantung menjadi lebih sehat. Olahraga aerobik secara teratur dapat mencegah penyakit jantung dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung.

2. Menjaga berat badan
Aerobik sangat berguna untuk membakar kalori. Tentu saja ini sangat baik untuk seseorang yang ingin menurunkan berat badan.

3. Mengontrol gula darah
Aerobik akan menjaga kadar gula darah tetap terkontrol, yang jadi salah satu faktor penting untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2. Ini karena aerobik dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga tubuh membutuhkan lebih sedikit insulin untuk mengontrol kadar gula darah.

4. Menurunkan tekanan darah
Sebuah tinjauan terhadap 391 responden, yang dilaporkan British Journal of Sports Medicine, menemukan bahwa olahraga sama efektifnya dengan obat tekanan darah dalam menurunkan tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi memberi tekanan pada pembuluh darah dan jantung. Seiring waktu, hal ini dapat menimbulkan konsekuensi serius, seperti meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke. Dengan latihan aerobik, Anda dapat membantu menjaga tekanan darah dalam kisaran yang sehat.

5. Mencegah dan mengatasi stroke
Stroke terjadi ketika suplai darah ke area otak terhalang. Olahraga aerobik secara teratur mengurangi risiko stroke dengan menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung. Untuk orang yang mengalami stroke, diusahakan untuk tetap aktif sehingga mendukung pemulihan pada tubuh.

6. Memperpanjang usia
Olahraga aerobik dapat memperpanjang harapan hidup. Terlepas dari intensitas yang Anda lakukan, latihan aerobik dapat mengurangi risiko kematian.

7. Meningkatkan fungsi fisik
Kemampuan menjalankan tugas untuk kehidupan sehari-hari penting dalam menjaga kemandirian dan kesejahteraan. Latihan aerobik meningkatkan kemampuan fisik yang diperlukan seseorang untuk berfungsi setiap hari. Selain itu, dengan aktifnya fisik dapat mencegah dari berbagai cedara pada tubuh.

Manfaat olahraga aerobik bagi otak
1. Mengurangi risiko demensia
Aerobik memaksa tubuh untuk melakukan aktivitas fisik yang tinggi. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi memiliki risiko penurunan kognitif dan demensia yang lebih rendah. Selain itu, latihan aerobik secara teratur dipercaya sebagai salah satu metode paling efektif untuk mencegah penyakit Alzheimer, bentuk demensia yang paling umum.

2. Mengatasi depresi dan kecemasan
Berdasarkan uji klinis, latihan aerobik dapat mengurangi gejala depresi dan gangguan kecemasan seseorang. Olahraga aerobik dapat membuat tubuh dan otak menjadi lebih rilleks sehingga terhindar dari depresi dan gangguan kecemasan.

3. Meningkatkan kinerja kognitif
Latihan aerobik dapat meningkatkan proses berpikir seseorang, terutama pada anak-anak dan remaja. Beberapa penelitian telah menemukan bukti yang menunjukkan, latihan aerobik dan kebugaran fisik memiliki kaitan dengan nilai yang lebih baik di sekolah dan peningkatan kinerja pada tugas-tugas kognitif, seperti tes daya ingat.

4. Meningkatkan kesehatan otak
Aerobik dangat baik bagi perkembangan fungsi otak. Beberapa manfaat aerobik pada kesehatan otak antara lain:

  • Meningkatkan ukuran dan fungsi bagian otak utama, seperti hipokampus (bagian otak yang memproses informasi)
  • Membantu otak mengontrol respons terhadap stres
  • Mengurangi peradangan di otak
  • Meningkatkan ketahanan terhadap stres oksidatif. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Olahraga Mengecilkan Perut yang Mudah Dilakukan

6 Olahraga Mengecilkan Perut yang Mudah Dilakukan

Health | Selasa, 01 September 2020 | 06:35 WIB

Turunkan Risiko Kanker Paru Pada Perokok dengan Aerobik, Bagaimana Caranya?

Turunkan Risiko Kanker Paru Pada Perokok dengan Aerobik, Bagaimana Caranya?

Health | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 16:41 WIB

Awas Sering Olahraga Kardio Bisa Sebabkan Badan Stres

Awas Sering Olahraga Kardio Bisa Sebabkan Badan Stres

Lifestyle | Rabu, 31 Oktober 2018 | 14:05 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB