Strain Baru Virus Corona, 5 Gejala Ini Bisa Terjadi pada Anak dan Dewasa!

Selasa, 12 Januari 2021 | 14:51 WIB
Strain Baru Virus Corona, 5 Gejala Ini Bisa Terjadi pada Anak dan Dewasa!
Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)

Suara.com - Kemunculan strain baru virus corona Covid-19 telah memicu keresahan, karena dinilai menyebabkan lonjakan kasus di Inggris.

Tetapi, Anda mungkin penasaran gejala infeksi akibat strain baru virus corona Covid-19 akan sama dengan varian sebelumnya atau tidak.

Berikut ini dilansir dari Express, lima gejala strain baru virus corona Covid-19 pada orang dewasa, anak-anak dan balita.

1. Kelelahan

Menurut data dari ZOE Symptom Tracker App, kelelahan merupakan salah satu gejala utama pada anak penderita virus corona Covid-19.

Data itu mengungkapkan 55 persen anak menderita kelelahan dengan tanda mereka sering menyendiri. Pada balita, gejala kelelahan akan terlihat dengan mereka yang tantrum dan sering menangis.

"Kelelahan ini berkaitan dengan zat sitokin yang diproduksi oleh sistem kekebalan," kata Dr Richard Watkins, seorang dokter penyakit menular dan profesor kedokteran di Northeast Ohio Medical University.

Zat sitokin ini akan memberi sinyal pada tubuh mengenai waktunya untuk bekerja dan melawan infeksi. Akibatnya, kondisi ini bisa membuat Anda merasa lelah.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

2. Sakit kepala

Baca Juga: Amankah Vaksin Moderna untuk Wanita Hamil? Ini Kata Ahli!

Gejala kedua dari strain baru virus corona Covid-19 paling umum adalah sakit kepala, yang terjadi pada 53 persen anak-anak. Jika kondisi ini terjadi pada anak kecil, Anda mungkin akan sulit mendeteksinya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat juga resmi mencantumkan sakit kepala sebagai gejala virus corona Covid-19 pada anak-anak. Pada waktu bersamaan, Profesor Anne MacGregor juga mengatakan bahwa anak-anak sering sakit perut.

Profesor Anne MacGregor menyarankan para orangtua untuk bertanya-tanya kepada anak-anak mereka jika mengeluhkan sakit kepala dan sakit perut.

3. Demam

Demam salah adalah satu tanda peringatan virus corona Covid-19 pada orang dewasa, tetapi 49 persen anak-anak juga mengeluhkan kondisi ini. Biasanya, anak-anak mengalami demam hingga 37 derajat celcius atau lebih.

Saat suhu tubuh seseorang meningkat, mereka mungkin akan merasa dingin sampai suhu tersebut turun dan berhenti naik. Orang-orang menggambarkan kondisi ini sebagai kedinginan.

Ketika infeksi terjadi, sistem kekebalan akan akan berusaha melawannya. Sehingga suhu tubuh yang meningkat ini adalah bagian normal dari reaksi kekebalan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI