Lebih Sehat dengan Bangun Pagi, Begini Cara Menjadi Morning Person

Yasinta Rahmawati

Minggu, 24 Januari 2021 | 14:20 WIB
Lebih Sehat dengan Bangun Pagi, Begini Cara Menjadi Morning Person
Ilustrasi bangun pagi (shutterstock)

Suara.com - Bangun pagi mungkin menjadi hal yang sangat sulit bagi banyak orang, terlebih jika mereka adalah tipe orang yang senang begadang hingga larut malam bahkan sampai pagi.

Akibatnya, bangun siang menjadi kebiasaan untuk mencukupi kebutuhan tidur dan membuat siklus tidur berubah. Padahal, kebiasaan itu bisa membingungkan jam biologis dan mengacaukan sistem tubuh. Dampak panjangnya, kesehatan tubuh bisa terganggu.

Rutin bangun pagi atau menjadi morning person sendiri memiliki banyak manfaat, mulai dari lebih mudah konsentrasi, produktif hingga menghindarkan dari berbagai penyakit.

Jika Anda ingin membangun kebiasaan bangun pagi dan menjadi morning person, berikut beberapa tip yang direkomendasikan dokter mengembalikan siklus tidur sehingga bisa bangun pagi, dilansir dari Healthline.

1. Ubah waktu tidur secara bertahap

Tidur malam yang nyenyak penting untuk kesehatan. Disarankan untuk mulai tidur dari 20 menit hingga dua jam lebih awal setiap malam. Selama beberapa minggu, pindahkan rutinitas malam hari Anda lebih awal dan usahakan untuk menyelesaikannya sebelum jadwal tidur.

2. Manipulasi lingkungan

Tubuh Anda memiliki jam bagian dalam yang mengatur ritme sirkadian. Jam itu sangat sensitif terhadap perubahan cahaya. Tubuh melepaskan hormon melatonin yang membuat ngantuk saat matahari terbenam.

Sebaliknya, cahaya biru saat dini hari merangsang tubuh untuk bangun. Jadi manfaatkan sensivitas cahaya ini. Coba singkirikan perangkat yang memancarkan cahaya biru (seperti ponsel dan tablet) menjelang waktu tidur. Ganti pencahayaan kamar dengan lampu kuning atau merah yang meniru warna matahari terbenam agar membuat Anda mengantuk.

baca juga

3. Ritual menenangkan bisa dicoba

Peregangan lembut, meditasi, pernapasan dalam, memasang aromaterapi, membaca buku, menulis jurnal, dan ritual menenangkan lainnya dapat membantu Anda mengembangkan rutinitas malam hari yang menyenangkan dan menenangkan sehingga mendorong siklus tidur Anda lebih awal.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

4. Lakukan olahraga setiap hari

Studi menunjukkan bahwa Anda dapat menggunakan olahraga, baik di sore atau pagi hari untuk menggerakkan fase tidur Anda lebih awal di malam hari. Studi yang sama menunjukkan bahwa setelah berhasil mengubah siklus tidur dan bangun pagi, Anda harus berolahraga di awal hari untuk mempertahankan pola tidur tersebut.

5. Lacak dampak positifnya

Saat siklus tidur mulai bertransisi, Anda mungkin melihat perubahan pada tingkat energi, produktivitas, atau suasana hati. Catat perubahan ini saat Anda mengalaminya, karena meninjau dampak positif dapat membantu Anda tetap termotivasi pada hari-hari ketika merasa agak mengantuk atau bingung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menguap dan Meregangkan Tubuh Saat Bangun Pagi Itu Penting

Menguap dan Meregangkan Tubuh Saat Bangun Pagi Itu Penting

Health | Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:00 WIB

Sering Tidur Dini Hari? Ini Kata Dokter Agar Tidak Jadi Berbahaya

Sering Tidur Dini Hari? Ini Kata Dokter Agar Tidak Jadi Berbahaya

Kalbar | Senin, 30 November 2020 | 18:41 WIB

Agar Produktif, Lakukan 5 Aktivitas Ini Sebelum Jam 9 Pagi

Agar Produktif, Lakukan 5 Aktivitas Ini Sebelum Jam 9 Pagi

Video | Selasa, 24 November 2020 | 06:00 WIB

Terkini

Skin Barrier Sehat! 4 Pelembap Cream Squalane Kunci Hidrasi Kulit Kering

Skin Barrier Sehat! 4 Pelembap Cream Squalane Kunci Hidrasi Kulit Kering

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:30 WIB

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 07:20 WIB

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:10 WIB

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 06:50 WIB

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 06:45 WIB

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

×