Menguap dan Meregangkan Tubuh Saat Bangun Pagi Itu Penting

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:00 WIB
Menguap dan Meregangkan Tubuh Saat Bangun Pagi Itu Penting
Ilustrasi bangun tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Pernahkan Anda memerhatikan jika kita cenderung menguap dan meregangkan tubuh saat bangun pagi? Sebagian besar orang mungkin tak menyadarinya, karena tubuh kerap melakukan dua hal itu tanpa disadari. Tapi, dua tindakan ini ternyata memberi manfaat bagi tubuh lebih dari yang kita kira, lho.

Dilansir dari Bright Side, ini dia manfaat yang didapat dari menguap dan meregangkan tubuh saat bangun pagi.

1. Peregangan akan meluruskan kembali otot
Saat kita tidur, otot kehilangan kekuatannya. Meregangkan tubuh akan melepaskan otot dari peristirahatannya, sehingga otot akan mendapatkan kekuatannya dan bekerja kembali.

2. Dapat mengurangi stres
Menguap dan meregangkan tubuh pada saat bersamaan dapat membantu melancarkan aliran darah, yang secara otomatis mengurangi stres.

3. Dapat membantu mengatasi kekakuan
Menghabiskan lebih banyak waktu dalam satu posisi dapat memengaruhi tubuh dan menyebabkan kekakuan. Dengan melakukan peregangan setelah bangun tidur, ini melatih persendian dan otot, yang membantu dalam mempertahankan cakupan mobilitas yang lebih luas, bahkan meski kita tidak melakukan aktivitas yang rumit. Ini memberi tahu otak bahwa inilah waktunya untuk bangun.

4. Membantu otak mengirimkan sinyal yang lebih kuat ke otot
Peregangan membantu membangun kembali komunikasi antara otak dan otot. Ini berarti bahwa saat kita meregangkan tubuh, otak mengirimkan sinyal yang lebih kuat ke otot. Kemudian umpan balik yang diterima kembali memungkinkan otak bekerja sesuai dengan seberapa kuat sinyal yang didapat.

5. Menguap membuat kita terjaga
Menguap mendinginkan otak dan membantu kita tetap terjaga. Kita juga menguap saat kita bosan untuk tetap waspada dan melanjutkan tugas yang ada.

Peregangan juga bisa dianggap sebagai pengaturan ulang sistem di tubuh. Meregangkan tubuh akan meningkatkan kecepatan kerja sistem saraf tubuh yang mulai melemah karena lelah, dan membuat kita tetap waspada dan terjaga. Selain itu, meregangkan tubuh juga meningkatkan detak jantung dan mendorong aliran darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Sering Menguap Tanpa Sebab Bisa Jadi Risiko Serangan Jantung!

Waduh, Sering Menguap Tanpa Sebab Bisa Jadi Risiko Serangan Jantung!

Health | Selasa, 01 Desember 2020 | 15:05 WIB

Gara-Gara Menguap Terlalu Lebar, Pria Ini Alami Dislokasi Rahang

Gara-Gara Menguap Terlalu Lebar, Pria Ini Alami Dislokasi Rahang

Health | Senin, 30 November 2020 | 19:53 WIB

Agar Produktif, Lakukan 5 Aktivitas Ini Sebelum Jam 9 Pagi

Agar Produktif, Lakukan 5 Aktivitas Ini Sebelum Jam 9 Pagi

Video | Selasa, 24 November 2020 | 06:00 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB