Ilmuwan Peringatkan Pandemi Virus Corona Lain Akan Terjadi, Ini Sarannya!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 28 Januari 2021 | 09:38 WIB
Ilmuwan Peringatkan Pandemi Virus Corona Lain Akan Terjadi, Ini Sarannya!
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Virus corona Covid-19 telah berdampak besar pada kehidupan manusia di seluruh dunia. Jutaan orang telah meninggal dunia akibat virus corona Covid-19 yang gejalanya berbeda-beda setiap orang.

Kini, para ilmuwan pun memeringatkan bahwa pandemi virus corona lainnya atau penyakit X yyang mengancam kehidupan manusia akan segera terjadi, setelah wabah virus corona Covid-19.

Tapi, para ilmuwan mengaku sulit untuk memprediksi terjadinya pandemi penyakit X berikutnya. Bahkan mereka juga tidak bisa memprediksi bentuk penularan dan penyakitnya.

Meski begitu, Mark Woolhouse, profesor epidemiologi penyakit menular di Universitas Edinburgh mengatakan secara mutlak, penyakit X itu bisa berpotensi terjadi.

"Kami tidak bisa menentukan kapan pandemi itu akan terjadi. Mekanisme persisnya virus mewabah dan menular juga tidak terduga," jelas Mark Woolhouse dikutip dari The Sun.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Karena pandemi penyakit X berikutnya tak bisa ditebak, Anda harus melakukannya probilitas berdasarkan statistik. Penyakit X adalah nama yang diberikan untuk virus tak dikenal dan menimbulkan bahaya besar.

Prof Woolhouse mengatakan setiap tahun atau dua ilmuwan menemukan satu atau dua virus yang dapat ditularkan ke manusia, tingkat yang konstan selama lebih dari 50 tahun.

Ia juga mengatakan bahwa pandemi flu berada di urutan teratas yang harus dikhawatirkan. Tapi, ada berbagai macam virus lainnya yang belum ditemukan dan harus diwaspadai.

Prof Woolhouse dan rekannya telah memeringatkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menambahkan wabah penyakit X ke dalam daftar penyakit prioritas pada 2017 lalu. Saat ini penyakit prioritas yang menjadi perhatian atau berada diurutan tertinggi adalah virus corona Covid-19.

baca juga

"Kami berpikir mungkin pandemi yang muncul berikutnya adalah virus yang kami belum ketahui. Terus terang kami pikir itu adalah peristiwa yang mungkin akan terjadi," ujarnya.

Pada 2018 lalu, para ahli termasuk Prof Woolhouse mempertimbangkan kemungkinan penyakit yang akan memicu wabah di masa mendatang. Salah satu kemungkinannya adalah virus corona jenis baru yang mirip dengan SARS dan MERS.

"Tapi ini belum benar-benar akurat. Virus baru ini sangat dekat hubungannya dengan SARS. Jadi, penyakit ini bisa menjadi ancaman," ujarnya.

Salah satu jensi virus corona baru yang menyebabkan Covid-19 adalah penyakiy zoonosis, yakni penyakit yang menular dari hewan ke manusia.

Meskipun asal-usul virus corona Covid-19 masih belum diidentifikasi jelas. Tapi, kasus pertama Covid-19 dilaporkan terjadi di pasar ikan dan daging di Wuhan, China.

Departemen Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), sebuah divisi dari PBB, mengatakan virus corona kemungkinan besar berasal dari kelelawar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan China Klaim Tes Usap Anal Lebih Efektif Deteksi Virus Corona

Ilmuwan China Klaim Tes Usap Anal Lebih Efektif Deteksi Virus Corona

Health | Kamis, 28 Januari 2021 | 08:11 WIB

Melalui Seminar Online, KPCPEN Berupaya Mengedukasi terkait Vaksin Covid-19

Melalui Seminar Online, KPCPEN Berupaya Mengedukasi terkait Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 19:21 WIB

Terinfeksi Virus Corona 2 Kali, Ibu Ini Alami Ruam Kulit di Sekujur Tubuh

Terinfeksi Virus Corona 2 Kali, Ibu Ini Alami Ruam Kulit di Sekujur Tubuh

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 09:40 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

×