Kemenkes: Target Eliminasi Kusta 2024 Terhalang Pandemi Covid-19

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 29 Januari 2021 | 17:13 WIB
Kemenkes: Target Eliminasi Kusta 2024 Terhalang Pandemi Covid-19
Ilustrasi: penderita kusta. (Foto: Antara/Septianda Perdana)

Suara.com - Penanganan dan penelusuran kasus kusta aktif di Indonesia terhambat akibat pandemi Covid-19. Akibatnya temuan kasus aktif di 2020 sangat turun tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Data Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes RI menunjukkan prevalensi kusta pada 2018 adalah 6,42 persen dan 2019 sebesar 6,50 persen.

Namun pada 2020, kasus kusta yang tercatat hanya sebesar 3,34 persen kasus baru per 100.000 penduduk.

"Di tengah pandemi penyakit kusta mengalami tantangan, terkait dengan penemuan kasus kusta baru, karena biasanya penemuan kasus kusta dilakukan secara aktif di puskesmas oleh petugas langsung kepada masyarakat," ujar Direktur P2PML Kemenkes RI dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Jumat (29/1/2021).

"Tetapi karena penemuan kasus secara aktif ini masih terkendala, dengan adanya pandemi Covid-19, tentunya menurunkan angka penurunan kasus baru di tahun 2020," sambung Nadia.

Sepanjang 2020 sendiri ditemukan sebanyak 9.000 kasus kusta baru di Indonesia dengan total kasus kusta tercatat 16 .704 kasus aktif yang harus mendapat penanganan dan pengobatan.

Kusta atau lepra adalah penyakit infeksi bakteri Mycobacterium leprae kronis yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi, hingga saluran napas. Biasanya ditandai melemahnya atau mati rasa pada tungkai tangan, kaki, dan diikuti lesi di kulit.

Kusta bisa menular ke orang lain melalui percikan ludah atau dahak yang keluar (droplet) saat batuk atau bersin yang mengandung bakteri penyebab kusta.

"Kalau kita bisa edeteksi secara dini kasus kusta, memberikan pengobatan dan tidak terlambat pasti kecacatan bisa dihindari. Karena memang tantangan terbesar penderita kusta yang terambat pengobatannya adalah dampaknya munculnya kecacatan," ungkap Nadia.

baca juga

Hingga saat ini dari 34 provinsi di Indonesia, masih ada 8 provinsi yang belum mendapatkan status eliminasi kusta.

Delapan provinsi itu adalah Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Pemerintah sendiri mentargetkan, pada 2024 Indonesia bisa berstatus eliminasi kusta di seluruh kabupaten kota tanpa terkecuali. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbaru, KPK Periksa Pejabat Kemenkes Terkait Kasus Suap Zulkifli AS

Terbaru, KPK Periksa Pejabat Kemenkes Terkait Kasus Suap Zulkifli AS

Riau | Jum'at, 29 Januari 2021 | 12:01 WIB

Perhimpunan Mandiri Kusta : Kusta Adalah Penyakit yang Bisa Disembuhkan

Perhimpunan Mandiri Kusta : Kusta Adalah Penyakit yang Bisa Disembuhkan

Sulsel | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:03 WIB

Gelar Vaksinasi Massal di GSP UGM, Kemenkes Pecahkan Rekor MURI

Gelar Vaksinasi Massal di GSP UGM, Kemenkes Pecahkan Rekor MURI

Jogja | Kamis, 28 Januari 2021 | 19:05 WIB

Terkini

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46 WIB

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Kapolda Riau Minta Polisi Cepat Tangani Laporan: Jangan Nunggu Viral!

Kapolda Riau Minta Polisi Cepat Tangani Laporan: Jangan Nunggu Viral!

Riau | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Urutan Skincare Wardah Crystal Secret Pagi dan Malam yang Benar, Kulit Kusam Auto Cerah

Urutan Skincare Wardah Crystal Secret Pagi dan Malam yang Benar, Kulit Kusam Auto Cerah

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:30 WIB

WALHI Desak Penegakan Hukum Karhutla Tak Hanya Sasar Pelaku Lapangan

WALHI Desak Penegakan Hukum Karhutla Tak Hanya Sasar Pelaku Lapangan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×