Sudah Sembuh dari Covid-19 Ringan, Mendadak Paru-Paru Wanita Ini Kolaps

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 03 Februari 2021 | 10:33 WIB
Sudah Sembuh dari Covid-19 Ringan, Mendadak Paru-Paru Wanita Ini Kolaps
Ilustrasi paru-paru kolaps (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita Belanda mengalami paru-paru kolaps yang diduga akibat dari infeksi virus corona Covid-19, meski sebelumnya ia telah dinyatakan sembuh.

Wanita berusia 38 tahun tersebut dilarikan ke ruang gawat darurat (UGD) di Rumah Sakit Elisabeth TweetSteden setelah mengalami sesak napas dan nyeri yang menusuk dada.

Ia mengatakan gejalanya muncul tiba-tiba dan semakin lama semakin parah.

Live Science melaporkan bahwa lima minggu sebelumnya wanita tersebut mengembangkan gejala ringan, seperti demam dan nyeri otot. Setelah dites, ia dinyatakan positif Covid-19.

Saat itu, ia sembuh setelah mengobatinya dengan asetaminofen dan inhaler. Tapi tiba-tiba gejala baru menyerangnya.

Hasil rontgen di UGD menunjukkan sang wanita menderita pneumotoraks bilateral, yang artinya kedua paru-parunya kolaps.

Paru-paru kolaps (pneumototaks) terjadi ketika udara dari paru-paru bocor ke pleura, ruang antara paru-paru dan dinding dada. Kondisi ini menyebabkan tekanan pada paru-paru hingga mengempis dan mencegahnya berfungsi dengan baik.

Ilustrasi paru-paru, pneumonia (Pixabay/oracast)
Ilustrasi paru-paru bermasalah (Pixabay/oracast)

Tetapi kasus pada wanita ini tidak biasa karena ia tidak memiliki faktor risikonya. Selain itu, ia tidak pernah dirawat di rumah sakit atau menggunakan ventilator sebelumnya.

Penyebab pneumotoraks pada wanita ini belum jelas. Dokter juga tidak bisa menyimpulkan secara pasti bahwa kejadian ini murni disebabkan Covid-19, tetapi mereka menduga penyakit tersebut berperan.

baca juga

Misalnya, Covid-19 mungkin telah menyebabkan perubahan kecil pada jaringan dan pembuluh darah di paru-parunya yang pada akhirnya mengakibatkan penumotoraks.

Untuk mengatasinya, dokter menggunakan alat seperti jarum yang dimasukkan ke tulang rusuk untuk mengeluarkan udara dari paru-paru kanan.

Sedangkan paru-paru kiri sang wanita tidak diobati lantaran hanya sebagian kecil yang kolaps dan dokter berpikir kondisi itu akan sembuh dengan sendirinya.

Empat minggu kemudian kedua paru-paru wanita tersebut telah membesar dan kembali ke ukuran normal. Sang wanita juga tidak mengalami komplikasi paru-paru lainnya.

Laporan kasus diterbitkan pada 22 Januari tahun ini di The Journal of Emergency Medicine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertolongan Pertama Tersedak Menurut Dokter Spesialis Paru

Pertolongan Pertama Tersedak Menurut Dokter Spesialis Paru

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 07:27 WIB

Gejala Kanker Paru-Paru, Waspadai Masalah Perut hingga Pusing Berlebih

Gejala Kanker Paru-Paru, Waspadai Masalah Perut hingga Pusing Berlebih

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 15:30 WIB

Waspada, Fibrosis Paru-Paru Mengancam Perokok dan Mantan Perokok

Waspada, Fibrosis Paru-Paru Mengancam Perokok dan Mantan Perokok

Health | Sabtu, 30 Januari 2021 | 15:30 WIB

Terkini

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:04 WIB

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:01 WIB

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:50 WIB

×