Polandia Hingga Prancis Larang Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bagi Lansia

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 03 Februari 2021 | 18:10 WIB
Polandia Hingga Prancis Larang Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bagi Lansia
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Sejumlah negara di Eropa melarang penggunaan vaksin covid-19 AstraZeneca untuk kelompok lansia. Menurut rekomendasi badan penasihat pemerintah di Prancis dan Swedia diprioritaskan untuk orang yang berusia di bawah 65 tahun.

Sementara Polandia menetapkan ambang batasnya pada 60 tahun.

"Saat ini data yang tersedia untuk orang berusia 65 ke atas dibatasi oleh ukuran sampel kecil dan tidak memungkinkan kesimpulan tentang keamanan dan kemanjuran vaksin [AstraZeneca] untuk populasi ini," kata otoritas nasional Prancis untuk kesehatan (HAS ).

"Oleh karena itu, vaksin [AstraZeneca] direkomendasikan secara khusus untuk profesional kesehatan di bawah 65 dan orang di bawah 65."

AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]
AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]

Ketiga negara tersebut bergabung dengan Jerman dan Italia dalam mengeluarkan rekomendasi tersebut, meskipun regulator UE telah mengeluarkan vaksin untuk semua orang dewasa.

Pada hari Jumat, Presiden Emmanuel Macron menyebut vaksin AstraZeneca sebagai hampir tidak efektif" pada orang yang berusia di atas 65 tahun.

“Kami akan meninjau kembali saran kami ketika kami memiliki data lebih lanjut,” kata Presiden HAS Dominique Le Guludec.

SJH juga membuka pintu bagi apoteker dan bidan untuk diperbolehkan melakukan vaksinasi mengingat persyaratan penyimpanan yang lebih mudah dengan suhu.

Badan kesehatan masyarakat Swedia juga merekomendasikan untuk tidak memvaksinasi orang yang berusia di atas 65 tahun dengan suntikan Oxford / AstraZeneca.

Selain itu di Polandia, vaksin hanya akan digunakan untuk orang berusia 18-60 tahun, kata Micha Dworczyk, seorang asisten perdana menteri.

Kamis lalu, komisi vaksinasi penasehat Jerman adalah yang pertama merekomendasikan agar vaksin diberikan kepada orang-orang di bawah 65 tahun, mendorong negara itu untuk meninjau kembali jadwal vaksinasi untuk memberikan vaksin yang sesuai untuk kelompok usia yang berbeda.

Pada hari Sabtu, Italia terbukti lebih berhati-hati, merekomendasikan penggunaan vaksin untuk orang yang lebih muda dari 55 tahun.

Kontroversi telah menandai peluncuran jab, karena UE dan perusahaan Inggris-Swedia berselisih mengenai persyaratan kontrak dan pengiriman yang terlambat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tujuh Kelurahan di Tanah Abang Keluar Dari Zona Merah Covid-19

Tujuh Kelurahan di Tanah Abang Keluar Dari Zona Merah Covid-19

Jakarta | Rabu, 03 Februari 2021 | 15:04 WIB

Tak Mau Tanggapi Soal Revisi UU Pilkada, Anies: Fokus Urus Covid-19 Dulu

Tak Mau Tanggapi Soal Revisi UU Pilkada, Anies: Fokus Urus Covid-19 Dulu

News | Rabu, 03 Februari 2021 | 15:01 WIB

Wali Kota Resmikan RSUD Tipe D Bekasi Utara untuk Pasien Covid-19

Wali Kota Resmikan RSUD Tipe D Bekasi Utara untuk Pasien Covid-19

Bekaci | Rabu, 03 Februari 2021 | 14:56 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB