Update Covid-19 Global: WHO Tidak Akan Tarik Vaksin AstraZeneca

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 09 Februari 2021 | 09:39 WIB
Update Covid-19 Global: WHO Tidak Akan Tarik Vaksin AstraZeneca
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. [Phil Noble/Pool/AFP]

Suara.com - Program vaksinasi jadi salah satu strategi untuk mengendalikan Pandemi Covid-19 di dunia. Selain menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), vaksin juga menjadi strategi dalam menanggulangi penularan virus Covid-19. Karenanya, WHO menegaskan bahwa vaksin AstraZeneca, buatan Inggris, masih menjadi alat vital dalam perang global melawan pandemi virus corona. Kendati para ahli telah menyatakan vaksin tersebut kurang ampuh mengatasi infeksi virus varian Afrika Selatan.

“Terlalu dini untuk menghentikan vaksin ini,” kata Richard Hatchett, yang mengepalai Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI).

Vaksin AstraZeneca juga masih dipertanyakan mengenai kemanjurannya untuk orang lanjut usia di atas 65 tahun.

“Sangat penting untuk menggunakan alat yang kami miliki seefektif mungkin,” kata Richard berbicara pada konferensi pers rutin dua mingguan WHO tentang pandemi virus corona, dikutip dari SCMP.

Vaksin AstraZeneca disebut menjadi bagian penting dari Covax, yang didirikan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dan memastikan distribusi yang merata di seluruh dunia.

Perusahaan pengembang vaksin itu menyumbang hampir semua dari 337,2 juta dosis vaksin yang disiapkan Covax untuk mulai dikirim ke sekitar 145 negara selama paruh pertama tahun ini.

Namun uji coba di Universitas Witwatersrand Johannesburg menyimpulkan bahwa vaksin Astrazeneca hanya memberikan perlindungan minimal terhadap Covid-19 ringan hingga sedang yang disebabkan oleh varian Afrika Selatan.

Afrika Selatan baru akan memulai kampanyenya dalam beberapa hari mendatang dengan satu juta dosis AstraZeneca. Namun, pemerintah setempat memutuskan untuk menunda penyuntikan karena hasil persidangan.

Afrika Selatan memiliki 1,5 juta dosis vaksin AstraZeneca, yang akan kedaluwarsa pada bulan April. Negara berpenduduk 59,76 juta itu telah memiliki total kasus Covid-19 sebanyak 1,47 juta infeksi.

baca juga

Mengutip situs worldometers.info, penyakit Covid-19 itu telah dialami 106,98 juta lebih orang di 221 negara. Hingga Selasa (9/2/2021) pukul 07.22 WIB, total orang yang meninggal akibat terinfeksi virus corona SARS Cov-2 itu sebanyak 2,33 juta jiwa. Sedangkan jumlah orang yang sudah dinyatakan sembuh ada 78,96 juta. Sampai sekarang tercatat 25,68 juta orang diseluruh dunia yang masih positif Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Vaksinasi Covid-19 Massal Tuai Kritik, Begini Menurut Pakar

Strategi Vaksinasi Covid-19 Massal Tuai Kritik, Begini Menurut Pakar

Health | Senin, 08 Februari 2021 | 14:16 WIB

Vaksin AstraZeneca Dinilai Kurang Efektif, Afrika Selatan Tunda Vaksinasi

Vaksin AstraZeneca Dinilai Kurang Efektif, Afrika Selatan Tunda Vaksinasi

Health | Senin, 08 Februari 2021 | 12:42 WIB

Afsel Tunda Pemberian Vaksin Covid-19 AstraZeneca/Oxford, Ini Sebabnya

Afsel Tunda Pemberian Vaksin Covid-19 AstraZeneca/Oxford, Ini Sebabnya

Health | Senin, 08 Februari 2021 | 12:55 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×