Temuan Baru, Pasien Covid-19 dengan Ventilator Berisiko Alami PTSD

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 10 Februari 2021 | 20:38 WIB
Temuan Baru, Pasien Covid-19 dengan Ventilator Berisiko Alami PTSD
Ilustrasi kebutuhan ventilator. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah peneliti menyoroti bahwa satu dari tiga pasien virus corona Covid-19 yang memakai ventilator mengalami gejala gangguan stres pascatrauma (PTSD). Dr Adam Hampshire, dari Imperial College London, mengatakan bahwa pandemi kemungkinan besar memiliki dampak yang bertahan lama.

Penelitian ini berasal dari kolaborasi antara Universitas Cambridge, Imperial College London, Universitas Southampton dan Universitas Chicago. Dalam studi tersebut, ada 13.049 orang yang sembuh dari virus corona Covid-19.

Satu dari lima orang yang dirawat di rumah sakit tanpa ventilaror, juga mengalami gejala PTSD yang ekstensif. Gejala PTSD yang paling umum dialami pasien Covid-19 adalah kilas balik.

"Bukti ini mungkin penting untuk menginformasikan terapi di masa depan dan mengurangi beban kesehatan jangka panjang dari penyakit ini," kata Dr Hampshire dikutip dari Express.

Badan amal PTSD UK mengatakan kondisi ini bisa memengaruhi semua orang yang mengalami peristiwa memicu ketakutan atau ketidakberdayaan sebagai respons terhadap ancaman cedera atau kematian.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

PTSD adalah respons terhadap trauma yang terjadi secara langsung pada Anda atau ketika Anda pernah menjadi saksi trauma.

Contoh peristiwa yang traumatis, termasuk kecelakaan lalu lintas, pertempuran militer, pekerjaan medis, bencana alam, kehilangan, serangan teroris hingga pekerjaan layanan darurat.

Sebenarnya belum jelas penyebab seseorang yang pernah menjalani perawatan di ICU bisa mengembangkan PTSD maupun tidak. Tapi, beberapa faktor bisa meningkatkan risiko PTSD, meliputi:

  1. Trauma berulang
  2. Kurangnya dukungan setelah trauma
  3. Menderita penyakit mental di masa lalu
  4. Pengalaman pelecehan atau trauma di masa kecil

Gejala PTSD

baca juga

Gejala PTSD atau trauma bisa bervariasi intensitasnya dari waktu ke waktu. Anda mungkin memiliki lebih banyak gejala ketika stres atau mengingat kejadian yang pernah dialami.

Beberapa gejala trauma bisa menghilang setelah berminggu-minggu dan ada juga yang tetap menetap. Adapun 4 jenis gejala PTSD, termasuk gejala mengalami kembali trauma itu, penghindaran, gairah dan reaktivitas, gejala kognitif serta mood.

Salah satu contoh gejala yang muncul kembali adalah kilas balik, yang menghidupkan kembali peristiwa traumatis, merasa seperti sedang terjadi sekarang.

Seseorang bisa mimpi buruk berulang terkait kejadian tersebut, memiliki pikiran yang mengganggu, sensasi fisik yang berkeringat, gemetar, nyeri atau rasa mual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jubir Satgas Covid Wiku Klaim PPKM Sebulan Berhasil Atasi Masalah RS Penuh

Jubir Satgas Covid Wiku Klaim PPKM Sebulan Berhasil Atasi Masalah RS Penuh

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 16:50 WIB

Terungkap, Hotel Isolasi Tangerang Buang Limbah APD COVID-19 ke Bogor

Terungkap, Hotel Isolasi Tangerang Buang Limbah APD COVID-19 ke Bogor

Bogor | Rabu, 10 Februari 2021 | 15:49 WIB

Jika Tak Alami Efek Samping, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Efektif?

Jika Tak Alami Efek Samping, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Efektif?

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 15:57 WIB

Terkini

Kerugian Serangan Siber di Indonesia Diproyeksi Tembus Rp111 Triliun pada 2026

Kerugian Serangan Siber di Indonesia Diproyeksi Tembus Rp111 Triliun pada 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:37 WIB

Waduh! Dokter Ingatkan Makan AYCE Bisa Picu GERD hingga Kematian Mendadak, Kok Bisa?

Waduh! Dokter Ingatkan Makan AYCE Bisa Picu GERD hingga Kematian Mendadak, Kok Bisa?

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 12:37 WIB

5 Siswa SMP Ditabrak Kereta, 4 Langsung Tewas dan 1 Kritis

5 Siswa SMP Ditabrak Kereta, 4 Langsung Tewas dan 1 Kritis

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:36 WIB

Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Mahfud MD Singgung Pentingnya Terobosan Hakim

Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Mahfud MD Singgung Pentingnya Terobosan Hakim

Video | Kamis, 24 September 2026 | 12:32 WIB

Apakah Pembalut Bisa Kedaluwarsa? Sebaiknya Buang Jika Sudah Ada Tanda Ini

Apakah Pembalut Bisa Kedaluwarsa? Sebaiknya Buang Jika Sudah Ada Tanda Ini

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 12:31 WIB

BRI Prioritas Hadirkan Ekstra 27.000 GarudaMiles bagi Nasabah

BRI Prioritas Hadirkan Ekstra 27.000 GarudaMiles bagi Nasabah

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 12:31 WIB

Jeong Yein Dikabarkan Gantikan Ha Young dalam Musim Terbaru The Trauma Code

Jeong Yein Dikabarkan Gantikan Ha Young dalam Musim Terbaru The Trauma Code

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:30 WIB

Keamanan Industri Kripto Terancam Komputer Kuantum, Apa Itu?

Keamanan Industri Kripto Terancam Komputer Kuantum, Apa Itu?

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:27 WIB

Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Benefit Perjalanan

Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Benefit Perjalanan

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 12:27 WIB

Airlangga Ingin Indonesia Punya AI Berbasis Data Dalam Negeri, Tak Bergantung Teknologi Asing

Airlangga Ingin Indonesia Punya AI Berbasis Data Dalam Negeri, Tak Bergantung Teknologi Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:25 WIB

×