Trauma Masa Kecil Ternyata Berdampak ke Otak, Efeknya Terasa hingga Dewasa?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 11 Februari 2021 | 11:11 WIB
Trauma Masa Kecil Ternyata Berdampak ke Otak, Efeknya Terasa hingga Dewasa?
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak. [shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi baru dari peneliti di Universitas Alberta, Kanada yang terbit di jurnal Psychiatry and Neuroscience, menunjukkan peristiwa traumatis atau stres di masa kanak-kanak memiliki efek jangka panjang.

Peneliti menemukan pengalaman buruk tersebut dapat menyebabkan perubahan kecil dalam struktur otak utama anak-anak, yang sekarang dapat diidentifikasi beberapa tahun kemudian.

Dilansir Neuroscience News, ini adalah studi pertama yang menunjukkan trauma selama beberapa tahun awal seorang anak memicu perubahan pada subregional spesifik dari amigdala dan hipokampus.

Amigdala merupakan bagian otak yang berperan dalam pengolahan dan ingatan terhadap emosi. Sedangkan hipokampus adalah bagian otak yang dapat menyimpan memori jangka panjang.

Setelah terjadi perubahan, peneliti percaya bahwa dua daerah otak yang terkena itu mungkin tidak berfungsi dengan baik lagi.

Ilustrasi penganiayaan, penelantaran anak, bocah dirantai. (Shutterstock)
Ilustrasi penganiayaan pada anak-anak (Shutterstock)

Itu berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental saat dewasa selama stres.

"Sekarang, kami bisa mulai memfokuskan diri pada bagaimana mengurangi atau bahkan, berpeluang membalikkan perubahan ini," kata salah seorang peneliti Peter Silverstone, ketua sementara Departemen Psikiatri di Universitas Alberta, Kanada.

Ia menambahkan, studi ini menjelaskan bagaimana pengobatan seperti psikedelik bekerja pada penderita gengguan mental.

"Karena ada banyak bukti bahwa obat ini dapat meningkatkan pertumbuhan kembali saraf di area ini," sambungnya.

baca juga

"Memahami perubahan struktural dan neurokimia otak tertentu yang mendasari gangguan kesehatan mental adalah langkah penting untuk mengembangkan pengobatan baru yang potensial," lanjutnya.

Sebanyak 35 peserta dengan gangguan depresi mayor direkrut untuk penelitian ini, termasuk 12 laki-laki dan 23 perempuan pramenopause berusia 18 sampai 49 tahun.

Peneliti juga merekrut 35 subjek kontrol yang sehat, termasuk 12 laki-laki dan 23 perempuan yang disesuaikan dengan usia, jenis kelamin dan pendidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diacungi Golok oleh Begal, Teh Nia Trauma dan Takut Lihat Pria Bermasker

Diacungi Golok oleh Begal, Teh Nia Trauma dan Takut Lihat Pria Bermasker

Jabar | Minggu, 07 Februari 2021 | 14:02 WIB

Sadis Banget, Gadis 14 Tahun Dicabuli Pamannya Sendiri hingga Trauma Berat

Sadis Banget, Gadis 14 Tahun Dicabuli Pamannya Sendiri hingga Trauma Berat

Jabar | Jum'at, 05 Februari 2021 | 16:24 WIB

Trauma Gempa, Kucing di Majene Muntah-muntah dan Diare

Trauma Gempa, Kucing di Majene Muntah-muntah dan Diare

Kaltim | Kamis, 04 Februari 2021 | 17:50 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 12:17 WIB

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 11:59 WIB

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 11:58 WIB

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:43 WIB

×