Studi: Obat Asma Tertentu Mungkin Bisa Mencegah Keparahan Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 11 Februari 2021 | 16:25 WIB
Studi: Obat Asma Tertentu Mungkin Bisa Mencegah Keparahan Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Pengobatan dini pada pasien Covid-19 dengan obat asma tampaknya cukup signifikan mengurangi keparahan Covid-19. Hal ini dinyatakan dalam studi yang disusun oleh para peneliti Universitas Oxford.

Studi STOIC menemukan bahwa inhalasi budesonide yang diberikan kepada pasien dengan Covid-19 dalam tujuh hari sejak timbulnya gejala juga mengurangi waktu pemulihan. Budesonide adalah kortikosteroid yang digunakan dalam manajemen jangka panjang asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Temuan dari studi acak fase 2 ini didukung oleh NIHR Oxford Biomedical Research Center (BRC) dan dipublikasikan di server pra-cetak medRxiv.

Melansir dari Medical Xpress, temuan dari 146 orang ini menunjukkan bahwa budesonide yang dihirup mengurangi risiko relatif memerlukan perawatan segera atau rawat inap sebesar 90 persen dalam masa studi 28 hari. Peserta yang dialokasikan penghirup budesonide juga mengalami resolusi demam yang lebih cepat serta gejala persisten yang lebih sedikit setelah 28 hari.

"Memang telah terobosan penting pada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah mengobati penyakit sejak dini untuk mencegah kerusakan klinis dan perlunya perawatan segera dan rawat inap," kata Profesor Mona Bafadhel dari University's Nuffield Department of Medicine pemimpin uji coba teresut.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa ada penurunan gejala persisten pada mereka yang menerima budesonide.

"Meskipun bukan hasil utama studi, ini adalah temuan penting. Saya terdorong untuk melihat penurunan gejala persisten pada 14 hingga 28 hari setelah pengobatan dengan budesonide," ujar Prof Bafadhel, Konsultan Pernafasan yang juga bekerja di Rumah Sakit Universitas Oxford NHS Foundation Trust.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebaran Covid-19 di Asia Lambat, Penyebabnya Adalah Protein Ini

Penyebaran Covid-19 di Asia Lambat, Penyebabnya Adalah Protein Ini

Health | Kamis, 11 Februari 2021 | 16:01 WIB

Tolak Pemakaman COVID-19, Pemuda di Bondowoso Ancam Petugas dengan Samurai

Tolak Pemakaman COVID-19, Pemuda di Bondowoso Ancam Petugas dengan Samurai

Malang | Kamis, 11 Februari 2021 | 15:38 WIB

Jerman Perpanjang Lockdown Hingga 7 Maret karena Khawatir Mutasi Corona

Jerman Perpanjang Lockdown Hingga 7 Maret karena Khawatir Mutasi Corona

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 15:36 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×