Peneliti Temukan 38 Varian Baru Virus Corona Covid-19 di Inggris

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Rabu, 17 Februari 2021 | 13:38 WIB
Peneliti Temukan 38 Varian Baru Virus Corona Covid-19 di Inggris
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Para peneliti dari Universitas Edinburgh telah menemukan 38 kasus varian baru virus corona yaitu 2 di Wales dan 36 di Inggris pada sampel yang berasal dari Desember.

Selain itu, kasus varian baru virus corona juga terjadi di Denmark, Nigeria, dan Amerika Serikat. Saat ini, pakar kesehatan di Inggris sedang mempelajari dan memahami risiko yang mungkin ditimbulkannya.

Prof Ravi Gupta dari Universitas Cambridge, salah satu ilmuwan mengatakan B.1.525 (varian baru virus corona) memiliki mutasi yang signifikan yang sudah terlihat di beberapa varian baru lainnya.

"Hal ini sebagian meyakinkan karena kita bisa memprediksi apa yang menjadi efeknya,” paparnya dilansir dari BBC (16/2/2021).

Sedangkan Prof Yvonne Doyle dari Public Health England (PHE) mengatakan, temuan data terkait varian yang muncul sedang dilakukan, seperti pengujian ekstra dan pelacakan kontak.

"Saat ini tidak ada bukti bahwa rangkaian mutasi ini menyebabkan penyakit yang lebih parah dengan peningkatan penularan,” papar Prof Yvonne Doyle.

Salah satu perubahan yang dimiliki B.1.525 ini merupakan mutasi yang ditemukan pada varian di negara Brasil dan Afrika Selatan, yang dapat membantu virus menghindari pertahanan sistem kekebalan tubuh.

Prof Gupta dan rekannya telah menjalankan tes lab dan mengatakan bahwa mutasi tersebut merupakan ancaman bagi vaksin. Namun, para ilmuwan sedang mengerjakan vaksin baru yang lebih cocok untuk varian new coronavirus ini, jika dibutuhkan sebelum musim dingin mendatang.

Prof Andrew Hayward, seorang ahli epidemiologi University College London, mengatakan. “Untungnya tidak menyebar lebih cepat dari yang lain, dan masih pada tingkat yang sangat rendah.

baca juga

Dengan semua varian ini, ia mengatakan, perlu adanya pengawasan dengan cermat mengenai new coronavirus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potensi Bahaya, Ahli Temukan Kombinasi Virus Corona Inggris dan California

Potensi Bahaya, Ahli Temukan Kombinasi Virus Corona Inggris dan California

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 11:48 WIB

Ilmuwan Duga Varian Virus Corona Nigeria Resisten dengan Vaksin Covid-19

Ilmuwan Duga Varian Virus Corona Nigeria Resisten dengan Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 08:42 WIB

Varian Covid-19 Nigeria Ditemukan, Disebut Kebal Vaksin

Varian Covid-19 Nigeria Ditemukan, Disebut Kebal Vaksin

Tekno | Rabu, 17 Februari 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×