Peneliti: Kerusakan Mata Serius Bisa Menjadi Komplikasi Covid-19 Parah

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 18 Februari 2021 | 15:43 WIB
Peneliti: Kerusakan Mata Serius Bisa Menjadi Komplikasi Covid-19 Parah
Ilustrasi sakit mata pada pasien Covid-19 parah (Shutterstock)

Suara.com - Selama lebih dari satu tahun ini peneliti telah menemukan bahwa infeksi virus corona Covid-19 parah dapat menyebabkan beberapa komplikasi, salah satunya masalah mata serius.

Sebuah penelitian yang terbit di jurnal Radiology, Selasa (16/2/2021), menganalisis hasil MRI dari 129 pasien Covid-19 di rumah sakit di Prancis menemukan sebanyak 9 pasien (7%) di antaranya menunjukkan tanda-tanda kelainan mata.

Dari hasil MRI peneliti melihat adanya nodul di bagian belakang  mata 9 pasien tersebut. Nodul ini dapat menjadi tanda peradangan atau kerusakan langsung pada mata.

Pemimpin studi Augustin Lecler, ahli neuroradiologi di Yayasan Rumah Sakit Adolphe de Rothschild Paris, mengatakan nodul muncul di makula, daerah kecil berbentuk bulat di bagian belakang retina.

"Masalah mata yang kami temukan berpotensi sangat serius karena terjadi di wilayah makula, wilayah yang bertanggung jawab memberi kita penglihatan secara jelas dan kemampuan untuk melihat detal yang halus," kata Lecler, dilansir Live Science.

Hasil MRI pada mata pasien Covid-19 parah (Jurnal Radiology)
Hasil MRI pada mata pasien Covid-19 parah (Jurnal Radiology)

Jika kondisi tersebut bertahan lama, maka dapat menyebabkan hilangnya penglihatan atau kebutaan.

Peneliti belum bisa mengidentifikasi secara jelas apa penyebabnya. Tetapi mereka menduga ini adalah tanda dari penyumbatan pembuluh darah atau pendarahan di mata.

Ada kemungkinan SARS-CoV-2 menginfeksi mata secara langsung, mengingat sel di retina juga mengekspresikan reseptor ACE2, memungkinkan virus masuk ke dalam sel.

Kerusakan juga bisa disebabkan oleh respon peradangan tubuh terhadap penyakit.

baca juga

Peneliti saat ini sedang dalam proses menindaklanjuti pasien dan mereka juga akan melakukan penelitian serupa pada pasien Covid-19 ringan.

Jadi, studi ini menunjukkan pasien Covid-19 parah mungkin perlu menjalani skrining untuk masalah mata yang biasanya luput dari perhatian.

"Masalah mata bisa tidak dikenali di ruang gawat darurat, dan dokter harus waspada dalam hal identifikasi, berja-jaga apabila ada masalah mata," ujar Claudia Kirsch, kepala divisi dari neuroradiologi di Northwell Health Zucker Hofstra School of Medicine di Manhasset, New York.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Virus Corona Picu Masalah Mata, Begini Cara Mencegahnya!

Pandemi Virus Corona Picu Masalah Mata, Begini Cara Mencegahnya!

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 18:44 WIB

6 Cara Menghilangkan Masalah Mata Panda Tanpa Bantuan Krim

6 Cara Menghilangkan Masalah Mata Panda Tanpa Bantuan Krim

Surakarta | Jum'at, 15 Januari 2021 | 07:10 WIB

Tanpa Krim, Ini 6 Cara Menghilangkan Masalah Mata Panda

Tanpa Krim, Ini 6 Cara Menghilangkan Masalah Mata Panda

Lifestyle | Kamis, 14 Januari 2021 | 14:49 WIB

Terkini

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:22 WIB

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21 WIB

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:20 WIB

Padel Punya Risiko Cedera, Sports Medicine Bantu Atlet Tetap Bugar hingga Siap Kembali Bertanding

Padel Punya Risiko Cedera, Sports Medicine Bantu Atlet Tetap Bugar hingga Siap Kembali Bertanding

Health | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:16 WIB

3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam

3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:15 WIB

KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat

KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:14 WIB

Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?

Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:06 WIB

Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif

Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:05 WIB

×