Array

Ingin Bantu Sesama, Pria Ini Rela Donor Ginjal dan Hati

Kamis, 25 Februari 2021 | 13:22 WIB
Ingin Bantu Sesama, Pria Ini Rela Donor Ginjal dan Hati
Ilustrasi donor organ. [Shutterstock]

Suara.com - Mendonasikan organ merupakan tindakan kebaikan yang sangat langka. Bahkan jarang yang melakukannya sebanyak dua kali. Namun bagi Brian Flynn, itu adalah sebuah kewajiban moral. Flynn telah menyumbangkan satu ginjal dan hatinya kepada dua orang berbeda dalam kurun waktu 15 bulan.

Pria 52 tahun ini pertama kali mulai memikirkan tentang donasi organ pada 2016 saat ia membuka Facebook dan melihat kiriman seorang teman yang membutuhkan donor ginjal.

Namun, karena temannya sudah mendapat pendonor, Flynn mencoba untuk menyelidiki proses donasi organ lebih lanjut.

"Aku mengatakan kepada istriku, 'Aku merasa seperti perlu berbuat lebih banyak. Aku sehat, mungkin aku benar-benar harus mendonorkan ginjalku," kata Flynn, dilansir Insider.

Tiga tahun kemudian, tepat setelah Flynn berusia 50 tahun, peluang itu muncul. Teman saudaranya membutuhkan satu ginjal dan Flynn memutuskan untuk membantunya.

Ilustrasi transplantasi ginjal. (Shutterstock)
Ilustrasi transplantasi ginjal. (Shutterstock)

Setelah donasinya yang pertama ini, Flynn mengaku ingin melakukannya lagi.

Tahun berikutnya, Flynn mendonorkan sepotong hatinya untuk seorang bocah lelaki berusia empat tahun. Prosedur transplantasi pun dilakukan tanpa komplikasi.

"Ide menyelamatkan hidup itu luar biasa, tapi lebih luar biasa lagi bagaimana hal itu membuatmu merasakan sesuatu. Dan bagaimana itu bisa membuat hidupmu lebih baik," sambungnya.

Hal yang menyulitkan donasi adalah menemukan donor yang cocok atau pendonor yang memiliki golongan darah yang sama, kekebalan yang baik, dan faktor medis lainnya dengan orang yang membutuhkan.

Baca Juga: Termasuk Sakit Rahang, 6 Kondisi Berikut Bisa Jadi Gejala Penyakit Jantung

Tidak hanya itu, menemukan calon pendonor yang masih hidup dan mau menyumbang, selain dari keluarga dan kerabat, juga sangat sulit.

Departemen Sumber Daya Kesehatan dan Layanan Kemanudiaan AS, mengatakan sebagian besar donor diberikan setelah pendonor meninggal.

Organ seperti jantung, lambung, dan usus dibutuhkan untuk hidup. Jadi, satu-satunya pilihan adalah mencari 'jodoh' yang sudah meninggal.

Sedangkan organ seperti ginjal, potongan paru-paru, dan hati dapat disumbangkan oleh seseorang yang masih hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI