Viral Kamar Kos Penuh Sampah, Penghuni Diduga Alami Hoarding Disorder

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Rabu, 10 Maret 2021 | 07:35 WIB
Viral Kamar Kos Penuh Sampah, Penghuni Diduga Alami Hoarding Disorder
Ilustrasi kamar berantakan penuh barang. (Pixabay)

Suara.com - Menyimpan benda yang mengandung kenangan adalah hal biasa. Namun, bagaimana jika barang yang disimpan adalah benda tak berguna dan bisa menjadi sampah?

Inilah yang dilakukan seorang anak kos yang tidak diketahui identitasnya dalam sebuah video viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun makassar_iinfo di Instagram, Selasa (9/3/2021), terlihat sebuah kamar kos berisi sampah makanan, botol air mineral, dan plastik. Bahkan, gunungan sampah ini hampir memenuhi lantai kamar.

"Sampah di dalam kamar kos. Perhatikan bantal, kasur, dan gulingnya. Kira-kira, ada yang tau ini kelainan apa?," tulis pemilik video, Dhefar, di dalam videonya.

Beberapa barang lain, seperti galon, magic com, dan meja, pun hampir tidak terlihat karena tertutup sampah.

Timbunan sampah di dalam kamar kost (Instagram/Makassar_iinfo)
Timbunan sampah di dalam kamar kost (Instagram/Makassar_iinfo)

Menurut akun ini, sang penghuni kamar diduga menderita hoarding disorder.

"Ini istilahnya HOARDING DISORDER artinya suka menimbun atau sayang membuang sampah, kelainan mental sih tepatnya," tulis makassar_iinfo.

Berdasarkan Alodokter, hoarding disorder merupakan perilaku seseorang yang senang menimbun barang tidak terpakai karena barang tersebut dianggap akan berguna di kemusian, bersejarah, dan memiliki nilai sentimental.

Barang yang disimpan bisa berupa koran, buku, makanan, benda kenangan, pakaian, struk belanja, tas plastik, hingga barang bekas yang sudah kotor dan rusak.

baca juga

Orang dengan hoarding disorder ini tidak mampu merawat barang yang 'dikoleksinya' dan cenderung disimpan sembarangan.

Timbunan sampah di dalam kamar kost (Instagram/Makassar_iinfo)
Timbunan sampah di dalam kamar kost (Instagram/Makassar_iinfo)

Benda-benda itu juga tidak memiliki nilai atau kegunaan. Akibatnya, timbunan hanya akan memenuhi rumah, membuat ruang gerak terbatas, dan dapat berdampak buruk pada kesehatan.

Gejala dari hoarding disorder di antaranya:

  • Sulit membuang barang yang sebenarnya tidak berguna.
  • Merasa resah saat membuang barang, bahkan sampai marah atau tersinggung bila timbunan barang dibersihkan atau dibuang.
  • Curiga jika orang lain menyentuh barang miliknya.
  • Membantah atau membeli barang dan menyimpannya ketika sudah tidak dibutuhkan, meski sudah tidak ada ruang lagi
  • Cenderung perfeksionis, sulit memutuskan sesuatu, kesulitan dalam bernegosiasi dan berencana, sering menghindar, serta menunda-nunda.

Namun, gangguan ini hanya dapat didiagnosis oleh tenaga profesional. Penderitanya membutuhkan bantuan psikoterapi, dukungan dan dampingan anggota keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Ada Lebih dari 100 Bahan Kimia Berbahaya dalam Mainan Plastik Anak

Studi: Ada Lebih dari 100 Bahan Kimia Berbahaya dalam Mainan Plastik Anak

Health | Selasa, 09 Maret 2021 | 17:06 WIB

Lempar Sampah ke Mulut Kuda Nil, Emak Ini Minta Maaf Ngaku Tak Sengaja

Lempar Sampah ke Mulut Kuda Nil, Emak Ini Minta Maaf Ngaku Tak Sengaja

Hits | Selasa, 09 Maret 2021 | 16:29 WIB

Jarang Buang Bungkus Makanan, Penghuni Kos Ini diduga Tidur dengan Sampah

Jarang Buang Bungkus Makanan, Penghuni Kos Ini diduga Tidur dengan Sampah

Jogja | Selasa, 09 Maret 2021 | 15:45 WIB

Terkini

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:50 WIB

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Sumut | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:25 WIB

×