180 Personel Jepang Disiapkan Bantu Indonesia Tangani Karhutla di Kalimantan

Bella

Selasa, 08 September 2026 | 21:21 WIB
180 Personel Jepang Disiapkan Bantu Indonesia Tangani Karhutla di Kalimantan
Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Gubernur Syarkawi yang tertutup kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (2/9/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym]
baca 10 detik
  • Pemerintah Jepang mengerahkan 180 personel militer dan tiga helikopter Chinook untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan.
  • Ratusan personel militer tersebut telah tiba di Pontianak sejak Selasa untuk mempersiapkan operasional helikopter yang dijadwalkan tiba pada Rabu.
  • Seluruh bantuan asing dari Jepang diintegrasikan ke dalam mekanisme operasi penanganan karhutla yang sepenuhnya dikendalikan oleh Indonesia.

Suara.com - Pemerintah Jepang mengerahkan sekitar 180 personel militer untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Ratusan personel tersebut disiapkan bersama tiga helikopter CH-47 Chinook yang akan digunakan untuk membantu pemadaman dari udara.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menyebut personel Jepang yang terlibat terdiri atas kru operasi serta unsur pendukung. Saat ini, mereka telah berada di Pontianak, Kalimantan Barat, untuk memastikan fasilitas yang dibutuhkan bagi operasional helikopter dalam kondisi siap.

"Jepang turut mengerahkan sekitar 180 personel yang terdiri atas kru operasi dan unsur pendukung lainnya," seperti dikutip siaran pers Badan Komunukasi Pemerintah (Bakom) RI yang disiarkan Selasa (8/9/2026) di Jakarta.

Pontianak diproyeksikan menjadi pangkalan bagi helikopter CH-47 Chinook yang dikirim Jepang sebagai bagian dari dukungan penanganan karhutla. Personel Jepang yang telah tiba di kota tersebut melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas pendukung sebelum helikopter dioperasikan.

Helikopter CH-47 Chinook nantinya dapat digunakan untuk memperkuat pemadaman melalui metode water bombing. Dengan kapasitas angkut air yang besar, keberadaan helikopter diharapkan membantu mempercepat penanganan titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Dalam siaran pers tersebut, Kemhan menyebut helikopter bantuan Jepang kini masih dalam perjalanan menuju Kalimantan dan diperkirakan tiba pada Rabu (9/9).

Ilustrasi karhutla di Kalimantan Barat. (Dok. Ist)
Ilustrasi karhutla di Kalimantan Barat. (Dok. Ist)

Indonesia Tetap Kendalikan Operasi

Kehadiran personel dan aset militer Jepang tidak mengubah kendali Indonesia dalam operasi penanganan karhutla. Pemerintah menegaskan seluruh bantuan asing akan ditempatkan sebagai unsur pendukung dan diintegrasikan ke dalam mekanisme operasi yang dijalankan pemerintah Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo mengatakan pengerahan bantuan Jepang merupakan bagian dari tindak lanjut kerja sama pertahanan komprehensif atau Defence Cooperation Arrangement (DCA) antara Indonesia dan Jepang yang ditandatangani pada 4 Mei 2026.

Salah satu cakupan kerja sama tersebut adalah pengelolaan bencana, termasuk Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR). Menurut Tri, keterlibatan Jepang dalam penanganan karhutla merupakan bentuk kerja sama kemanusiaan yang juga perlu dilihat dalam konteks hubungan kedua negara.

baca juga

"Jadi, seluruh kemampuan nasional tetap dikerahkan. Bantuan Jepang kemudian diintegrasikan dengan seluruh operasi penanganan karhutla yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia," tutur dia.

Tri mengapresiasi dukungan Pemerintah Jepang dalam menghadapi karhutla di Kalimantan. Menurutnya, tambahan tiga helikopter Chinook menjadi bentuk solidaritas negara sahabat sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia-Jepang.

"Atas nama pemerintah Indonesia, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Jepang atas dukungan dan solidaritas yang diberikan. Kami berharap tambahan tiga helikopter CH-47 Chinook dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karhutla Terus Berulang di Kalimantan, Bagaimana Memperkuat Pencegahan dan Pemulihan?

Karhutla Terus Berulang di Kalimantan, Bagaimana Memperkuat Pencegahan dan Pemulihan?

News | Selasa, 08 September 2026 | 16:12 WIB

Prabowo Instruksikan Karhutla Tidak Meluas ke Zona Inti IKN

Prabowo Instruksikan Karhutla Tidak Meluas ke Zona Inti IKN

Video | Selasa, 08 September 2026 | 15:45 WIB

Jaga Hutan dari Kearifan Lokal, Mengapa Masyarakat Adat Perlu Dilibatkan dalam Pencegahan Karhutla?

Jaga Hutan dari Kearifan Lokal, Mengapa Masyarakat Adat Perlu Dilibatkan dalam Pencegahan Karhutla?

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia

Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:52 WIB

Lahan Bekas Karhutla Diduga Jadi Kebun Sawit, Puan Maharani Minta Diselidiki

Lahan Bekas Karhutla Diduga Jadi Kebun Sawit, Puan Maharani Minta Diselidiki

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:06 WIB

Asap Kebakatan Hutan Kalimantan Memburuk, Anwar Ibrahim Desak Evaluasi Mekanisme ASEAN

Asap Kebakatan Hutan Kalimantan Memburuk, Anwar Ibrahim Desak Evaluasi Mekanisme ASEAN

News | Selasa, 08 September 2026 | 12:58 WIB

Karhutla Mendominasi Bencana di Indonesia, BNPB Catat 627 Kejadian hingga 7 September

Karhutla Mendominasi Bencana di Indonesia, BNPB Catat 627 Kejadian hingga 7 September

News | Selasa, 08 September 2026 | 12:48 WIB

Kabut Asap Kian Parah, Anwar Ibrahim Singgung Perusahaan yang Terlibat Karhutla

Kabut Asap Kian Parah, Anwar Ibrahim Singgung Perusahaan yang Terlibat Karhutla

News | Selasa, 08 September 2026 | 12:44 WIB

Media Singapura Sorot Prabowo Minta Susun Rencana Mitigasi saat Bencana Lagi Gempur Indonesia

Media Singapura Sorot Prabowo Minta Susun Rencana Mitigasi saat Bencana Lagi Gempur Indonesia

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Terkini

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

×