Pasie Gangguan Ginjal Tidak Disarankan Terlalu Banyak Minum, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 11 Maret 2021 | 18:25 WIB
Pasie Gangguan Ginjal Tidak Disarankan Terlalu Banyak Minum, Kenapa?
Minum air putih di pagi hari. (Shutterstock)

Suara.com - Mengonsumsi air mineral cukup sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan. Tetapi pada orang yang sudah didiagnosa memiliki gangguan ginjal justru tidak disarankan untuk terlalu banyak minum air.

Dokter spesialis penyakit dalam dr. Muhammad Syafiq, Sp.PD-KGH., menjelaskan, jika sakit ginjal disebabkan karena adanya endapan keras atau awam disebut batu ginjal maka pasien dianjurkan untuk minum banyak air.

"Kalau fungsi ginjal masih baik, kalau penyebab dasarnya karena batu, itu dianjurkan untuk banyak minum hingga dua setengah liter perhari," kata dokter Syafiq dikutip dari siaran radio kesehatan Kemenkes, Kamis (11/3/2021).

Tetapi, kalau ginjal sudah mengalami kerusakan dan adanya gangguan pada dungsi kerjanya, maka pasien tidak boleh minum berlebihan. 

Ilustrasi gangguan ginjal

"Disarankan antara satu setengah liter (perhari), karena kalau terlalu berlebih juga bisa jadi beban untuk ginjal," ucapnya.

Pasien gangguan fungsi ginjal juga harus mengontrol penyakit dasar yang ada ditubuhnya. Dokter Syafiq menerangkan bahwa kondisi ginjal seringkali jadi penyebab penyakit lain, seperti diabetes dan hipertensi. Penyakit dasar itu harus dikontrol agar kekambuhan gangguan fungsi ginjal bisa dihambat dan pasien tidak mudah jatuh pada kondisi buruk.

"Seperti harus dilakukan terapi pengobatan ginjal seperti cuci darah," imbuhnya.

Karenanya, pasien dengan riwayat gangguan fungsi ginjal akan diminta tidak merokok juga membatasi asupan konsumsi garam dan protein.

"Diet rendah protein harus dijaga antara 0,6 sampai 0,8 gram per kilo berat badan. Bisanya kita kerjasama dengan ahli gizi untuk pengaturan dietnya," ujar dokter Syafiq.  
 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Sih yang Dimaksud Gagal Ginjal dan Terapi Cuci Darah, Ini Kata Dokter

Apa Sih yang Dimaksud Gagal Ginjal dan Terapi Cuci Darah, Ini Kata Dokter

Health | Kamis, 11 Maret 2021 | 14:21 WIB

Hari Ginjal Sedunia, Pasien Butuh Pelayanan Kesehatan Maksimal

Hari Ginjal Sedunia, Pasien Butuh Pelayanan Kesehatan Maksimal

Health | Kamis, 11 Maret 2021 | 12:56 WIB

Pemerintah Bertekad Perbaiki Layanan Kesehatan Bagi Pasien Ginjal

Pemerintah Bertekad Perbaiki Layanan Kesehatan Bagi Pasien Ginjal

Health | Kamis, 11 Maret 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×