Studi: Covid-19 dapat Menyebabkan Peradangan Kelenjar Tiroid

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 23 Maret 2021 | 10:26 WIB
Studi: Covid-19 dapat Menyebabkan Peradangan Kelenjar Tiroid
Ilustrasi peradangan kelenjar tiroid. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan Endocrine Society menunjukkan bahwa orang dengan infeksi Covid-19 sedang hingga parah dapat mengalami peradangan kelenjar tiroid.

Sepertiga dari peserta penelitian masih memiliki tanda-tanda peradangan tiroid setelah tiga bulan, meskipun fungsi tiroid mereka telah normal. Studi ini mengamati pasien untuk menentukan apakah peradangan ini akan memicu disfungsi tiroid permanen.

Pada musim semi 2020, 15 persen dari pasien Covid-19 yang dirawat di unit pengobatan akut di Rumah Sakit Fondazione IRCCS Ca 'Granda Policlinico Milan di Italia mengalami perubahan hormon tiroid karena penyebab multi-faktor, termasuk peradangan tiroid. Sebagai perbandingan, hanya 1 persen pasien yang dirawat di rumah sakit selama periode yang sama pada 2019 sebelum pandemi mengalami perubahan hormon tiroid.

Dilansir dari Healthshots, orang dengan radang kelenjar tiroid yang dipicu oleh virus lain biasanya fungsi tiroid akan pulih dalam jangka pendek. Namun, ada peningkatan risiko jangka panjang dari penurunan fungsi tiroid secara permanen, yang disebabkan oleh efek serangan virus yang terlambat, atau oleh sistem kekebalan yang menyerang kelenjar tiroid, kata ketua peneliti Ilaria Muller, MD, PhD, dari University Milan di Italia.

Dia ingin mengetahui apakah peradangan kelenjar tiroid yang terkait dengan SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit Covid-19, memiliki pola yang sama dengan peradangan tiroid yang disebabkan oleh virus lain. Dia memulai program pengawasan untuk memantau fungsi tiroid pasien setiap tiga bulan setelah dirawat di rumah sakit karena penyakit Covid-19 sedang hingga parah. Para pasien menjalani tes darah dan ultrasound rutin untuk memantau fungsi tiroid mereka dan tanda-tanda peradangan.

Muller menemukan peradangan tiroid pada orang dengan penyakit Covid-19 sedang hingga berat berbeda dari tiroiditis tipikal dalam beberapa hal. Ini termasuk tidak adanya nyeri leher, adanya disfungsi tiroid ringan, frekuensi yang lebih tinggi di antara pria dan hubungan dengan penyakit Covid-19 yang parah.

Sejauh ini, 53 pasien telah menyelesaikan evaluasi dalam tiga bulan. Semua memiliki fungsi tiroid yang normal.

"Setelah tiga bulan, fungsi tiroid pasien telah normal, tetapi tanda-tanda peradangan masih ada pada sekitar sepertiga pasien," kata Muller.

“Kami terus memantau pasien ini untuk melihat apa yang terjadi selama bulan-bulan berikutnya. Penting untuk mengetahui apakah virus SARS-CoV-2 memiliki efek negatif pada kelenjar tiroid, untuk segera mendiagnosis, dan akhirnya mengobati, kondisi tersebut," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JKN - KIS Dampingi Penderita Kelenjar Tiroid sampai Sembuh

JKN - KIS Dampingi Penderita Kelenjar Tiroid sampai Sembuh

Bisnis | Senin, 28 Desember 2020 | 11:30 WIB

Kenali 2 Faktor Pemicu Kanker Tiroid, Wanita Lebih Berisiko

Kenali 2 Faktor Pemicu Kanker Tiroid, Wanita Lebih Berisiko

Health | Kamis, 27 Juni 2019 | 07:35 WIB

Tak Hanya Pria, Wanita Juga Bisa Punya Jakun Lho, Ini Penjelasannya!

Tak Hanya Pria, Wanita Juga Bisa Punya Jakun Lho, Ini Penjelasannya!

Health | Selasa, 23 April 2019 | 06:35 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 9 September 2026, Hidup akan Terasa Lebih Tenang dan Mudah

4 Shio Paling Beruntung 9 September 2026, Hidup akan Terasa Lebih Tenang dan Mudah

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 06:45 WIB

Nilai, Profesi, dan Ambisi: Ketika Anak Kehilangan Hak Memilih

Nilai, Profesi, dan Ambisi: Ketika Anak Kehilangan Hak Memilih

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 06:40 WIB

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 06:25 WIB

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

×