Ngilu! Kulit Lelaki Ini Merah hingga Mengelupas, Efek Vaksinasi Covid-19

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 31 Maret 2021 | 15:15 WIB
Ngilu! Kulit Lelaki Ini Merah hingga Mengelupas, Efek Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Efek samping langka dialami oleh seorang laki-laki ysai mendapatkan vaksin Covid-19. Ia mengalami ruam  yang menyakitkan menyebar ke seluruh tubuh dan kulitnya mengelupas

Kejadian itu dialami oleh Richard Terrell, 74, dari Goochland, Virginia, Amerika Serikat. Ia mulai menderita gejala aneh empat hari setelah menerima vaksin satu dosis Johnson & Johnson.

"Saya mulai merasakan sedikit ketidaknyamanan di ketiak saya dan kemudian beberapa hari kemudian saya mulai mengalami ruam gatal, dan kemudian setelah itu saya mulai membengkak dan kulit saya menjadi merah," kata Terrell.

Tapi segera ruam menutupi seluruh tubuhnya, kata Terrell.

“Semuanya terjadi begitu cepat. Kulit saya terkelupas, ”kata Terrell kepada outlet.

Tubuh gatal dan dipenuhi ruam merupakan gejala urtikaria idiopatik kronis. (Shutterstock)
Ilustrasi kulit ruam. (Shutterstock)

“Perih, perih dan gatal. Setiap kali saya menekuk lengan atau kaki saya, seperti bagian dalam lutut saya, sangat sakit di mana kulit bengkak dan bergesekan dengan dirinya sendiri, ”lanjutnya.

Dia pergi ke ruang gawat darurat di rumah sakit, di mana dokter memutuskan bahwa dia mengalami reaksi yang merugikan terhadap vaksin tersebut, WRIC melaporkan.

"Kami mengesampingkan semua infeksi virus, kami mengesampingkan Covid-19 itu sendiri, kami memastikan ginjal dan hatinya baik-baik saja, dan akhirnya kami sampai pada kesimpulan bahwa vaksin yang dia terima itulah penyebabnya," Fnu Nutan mengatakan kepada outlet tersebut.

Dia mengatakan bahwa episode medis bisa mengancam jiwa jika tidak ditangani.

Baca Juga: Giliran Ribuan Guru di Pekanbaru Jalani Vaksinasi Covid-19

"Kulit adalah organ terbesar di tubuh, dan ketika meradang seperti miliknya, Anda bisa kehilangan banyak cairan dan elektrolit," kata Nutan.

Meski begitu, Nutan menegaskan bahwa reaksi semacam itu sangat jarang.

"Jika Anda melihat risiko reaksi merugikan untuk vaksin itu benar-benar rendah," katanya. “Kami sama sekali tidak melihat keprihatinan yang besar. Saya pendukung besar vaksin ini. "

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI