Vaksin AstraZeneca, Ada Lebih dari 25 Laporan Kasus Pembekuan Darah

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 03 April 2021 | 15:03 WIB
Vaksin AstraZeneca, Ada Lebih dari 25 Laporan Kasus Pembekuan Darah
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Sebanyak 18,2 juta dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca telah didistribusikan. Selama proses distribusi itu pula, sudah ada 30 kasus pembekuan darah setelah suntik vaksin AstraZeneca.

Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA) pun telah meninjau ketat laporan Inggris tentang jenis pembekuan darah yang langka dan spesifik kaitannya dengan vaksin AstraZeneca.

MHRA mengatakan ada 22 laporan kasus thrombosis sinus vena srebral (CVST) dan 8 laporan kasus thrombosis lain dengan trombosit rendah.

Tapi, sampai sekarang belum ada kasus pembekuan darah yang berkaitan dengan vaksin Pfizer. Berdasarkan tinjauan yang masih berlangsung, manfaat vaksin Covid-19 untuk virus corona lebih besar daripada risikonya.

"Anda tetap harus suntik vaksin Covid-19, jika mendapatkan undangan," jelas MHRA dikutip dari Express.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

MHRA menyetujui vaksin Oxford-AstraZeneca berdasarkan uji coba yang melibatkan lebih dari 23 ribu peserta. Reaksi merugikan yang paling sering dilaporkan, termasuk:

  1. Nyeri di tempat suntikan
  2. Sakit kepala
  3. Kelelahan
  4. Nyeri otot
  5. Demam
  6. Panas dingin
  7. Mual
  8. Nyeri sendi

Efek samping ini dikategorikan sebagai tingkat keparahan ringan sampai sedang dan biasanya hilang dalam beberapa hari usia vaksinasi.

Peningkatan jumlah pembekuan darah yang terkait dengan vaksin AstraZeneca mencerminkan peningkatan penyebaran vaksin.

NHS menggambarkan gejala pembekuan darah yang mungkin termasuk nyeri berdenyut, pembengkakan dan kemerahan di kaki atau lengan. Tanda peringatan lainnya termasuk sesak napas, nyeri dada yang tajam, batuk dan batuk berdarah.

baca juga

Karena gumpalan darah ini bisa mengancam nyawa, sehingga Anda harus konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan atau unit gawat darurat.

Anda bisa berisiko mengalami pembekuan darah bila kelebihan berat badan, merokok, pernah mengalami pembekuan darah, baru saja melahirkan, sedang hamil dan mengidap penyakit Crohn atau rheumatoid arthritis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang yang Sudah Divaksin Bebas Traveling di AS Tanpa Tes dan Karantina

Orang yang Sudah Divaksin Bebas Traveling di AS Tanpa Tes dan Karantina

News | Sabtu, 03 April 2021 | 07:47 WIB

Kasus Pembekuan Darah, Australia Selidiki Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Kasus Pembekuan Darah, Australia Selidiki Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Health | Jum'at, 02 April 2021 | 19:10 WIB

Anthony Fauci: Amerika Serikat Mungkin Tidak Butuh Vaksin AstraZeneca

Anthony Fauci: Amerika Serikat Mungkin Tidak Butuh Vaksin AstraZeneca

Health | Jum'at, 02 April 2021 | 19:05 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×