Rumput Fatimah Untuk Persalinan, Dokter: Bisa Sebabkan Kontraksi Berlebihan

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 05 April 2021 | 11:45 WIB
Rumput Fatimah Untuk Persalinan, Dokter: Bisa Sebabkan Kontraksi Berlebihan
Ibu Hamil Alami Keguguran dan Rahim Robek Setelah Konsumsi Rumput Fatimah. (TikTok)

Suara.com - Banyak masyarakat percaya bahwa tanaman rumput fatimah dapat memperlancar proses persalinan pada ibu hamil. Namun, sebuah kondisi mengejutkan diungkap oleh akun TikTok @infobumildansikecil beberapa waktu lalu, mengenai efek samping dari tumbuhan bernama latin Labisia pumila ini.

Video viral yang telah dilihat hingga 13,6 juta kali itu menjelaskan, jika tanaman yang juga dikenal sebagai kacip fatimah ini menyebakan detak jantung janin ditemukan negatif dan ibu mengalami syok akibat perdarahan.

"Pasien harus dioperasi karena ruptur rahim. Dirawat di ICU selama 7 hari menghabiskan 20 kantong darah. Setelah diselidiki minum rumput fatimah," tulis video tersebut.

Menurut akun yang sering membagikan konten mengenai kesehatan ibu hamil dan anak tersebut, sudah banyak kasus serupa yang dialami ibu hamil karena mengonsumsi rumput fatimah. Itulah sebabnya ia memperingatkan, agar jangan sampai kasus ini terjadi kembali.

Berhubungan dengan kasus tersebut, dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, Sp.OG menjelaskan jika rumput fatimah secara tradisionil di Malaysia biasa dipakai untuk kesehatan reproduksi perempuan, mulai dari perawatan pasca persalinan, post menopause, osteoporosis, dan lainnya.

"Menurut literatur, rumput fatimah mempunyai kandungan yang berefek fitoestrogen, antiinflamasi, dan antioksidan. Pengalaman atau cerita tentang keberhasilan pada persalinan mungkin juga membuat masyarakat banyak yang menggunakannya untuk memperlancar persalinan dan diberikan oleh keluarga pasien tanpa sepengetahuan dokter," katanya saat Suara.com hubungi baru-baru ini.

Diduga pada rumput fatimah juga terdapat kandungan dengan efek seperti oksitosin yang dapat menimbulkan kontraksi persalinan. Namun, perlu dicatat, dr. Bonti mengungkap jika besarnya efek stimulasi kontraksi rumput Fatimah pada tiap orang berbeda-beda.

Bukan cuma itu, dosis yang harus diberikan untuk menimbulkan kontraksi yang aman pada rumput fatimah juga tidak diketahui. Jika dosisnya tidak tepat, akhirnya bisa membuat kontraksi berlebihan, tanpa relaksasi dan tidak sesuai dengan fase persalinan.

"Kontraksi yang berlebihan ini tidak efektif menyebabkan pembukaan pada leher rahim. Hal inilah yang pada akhirnya dapat berakibat fatal, mulai menyebabkan gawat janin,robekan rahim hingga kematian janin dan ibu," ungkap dokter kandungan yang praktik di Rumah Sakit Bunda, Jakarta ini.

Untuk itu, ia mengingatkan agar ibu tak sembarang mengonsumsi herbal atau jamu-jamuan selama kehamilan. Untuk memperlancar persalinan sendiri secara medis sudah terdapat berbagai metode induksi persalinan, misalnya dengan obat tablet intravagina, obat melalui infus, dan pemasangan balon catheter dalam leher rahim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa itu Rumput Fatimah? Viral Buat Janin Meninggal hingga Rahim Pecah

Apa itu Rumput Fatimah? Viral Buat Janin Meninggal hingga Rahim Pecah

Lifestyle | Kamis, 01 April 2021 | 13:09 WIB

Fakta Rumput Fatimah: Herbal yang Diduga Sebabkan Keguguran dan Rahim Robek

Fakta Rumput Fatimah: Herbal yang Diduga Sebabkan Keguguran dan Rahim Robek

Health | Rabu, 31 Maret 2021 | 18:38 WIB

Viral Ibu Hamil Keguguran karena Rumput Fatimah, Apa sih Bahayanya?

Viral Ibu Hamil Keguguran karena Rumput Fatimah, Apa sih Bahayanya?

Health | Rabu, 31 Maret 2021 | 13:57 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB