Hits Kesehatan: 1 Pasien Bisa Tularkan Covid-19 ke Ratusan Orang Lainnya

Risna Halidi

Selasa, 06 April 2021 | 12:24 WIB
Hits Kesehatan: 1 Pasien Bisa Tularkan Covid-19 ke Ratusan Orang Lainnya
Ilustrasi Covid-19 (Foto: Antara)

Suara.com - Penelitian di India mengatakan seseorang yang terinfeksi Covid-19 bisa menginfeksi 400 orang lainnya. Berita tersebut masuk dalam deretan berita kanal Health paling populer edisi Selasa, 6 April 2021.

Berita populer lainnya adalah perbedaan antara istilah mutasi dengan varian baru virus corona, serta manfaat kontak fisik antara ibu dan bayi seperti yang dirangkum berikut ini!

1. Satgas India Sebut 1 Pasien Covid-19 Bisa Menularkan Virus ke 400 Orang

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Gelombang kedua virus corona Covid-19 membuat banyak orang jatuh sakit. Situasi ini pun membuat banyak orang ketakutan tertular virus corona Covid-19.

Sebelumnya, CDC telah membuat pedoman kesehatan baru bagi orang yang sudah suntik vaksin Covid-19. Suntik vaksin Covid-19 bukan berarti membuat seseorang bisa bebas beraktivitas di tengah pandemi.

Baca selengkapnya

2. Ini Perbedaan Varian Baru Virus Corona dengan Mutasi Baru Virus Corona

Ilutrasi virus corona Covid-19 [Getty Images/BBC]
Ilutrasi virus corona Covid-19 [Getty Images/BBC]

Mutasi baru virus corona dan varian baru virus corona merupakan konsep yang berbeda. Hal tersebut dijelaskan Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI, Profesor Tjandra Yoga Aditama.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini mengumpamakan varian dengan mutasi virus selaiknya modifikasi sebuah mobil.

baca juga

Baca selengkapnya

3. Kontak Fisik Antara Ibu dan Bayi Punya Efek Positif dalam Jangka Panjang

Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Kontak fisik yang terjadi antara ibu dan bayinya yang baru lahir ternyata memiliki dampak jangka panjang dalam kehidupan sang buah hati. Hal ini terbukti dalam studi yang dilakukan peneliti Israel.

Lebih dari 20 tahun, para peneliti mengikuti perkembangan kehidupan bayi-bayi yang lahir pada pertengahan hingga akhir 1990-an hingga sekarang, saat mereka sudah dewasa.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihukum 300 Kali Squat di Depan Balai Kota, Pelanggar Aturan Covid-19 Tewas

Dihukum 300 Kali Squat di Depan Balai Kota, Pelanggar Aturan Covid-19 Tewas

News | Selasa, 06 April 2021 | 12:03 WIB

Tinggal 1.442, RSD Wisma Atlet Makin Berkurang Dihuni Pasien Covid-19

Tinggal 1.442, RSD Wisma Atlet Makin Berkurang Dihuni Pasien Covid-19

News | Selasa, 06 April 2021 | 11:50 WIB

Anies Klaim PPKM Mikro Sukses Tekan Laju Penularan Covid-19

Anies Klaim PPKM Mikro Sukses Tekan Laju Penularan Covid-19

News | Selasa, 06 April 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×