Studi Sebut Kebiasaan Nyemil di Malam Hari Sebabkan Kualitas Kerja Menurun

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 08 April 2021 | 08:49 WIB
Studi Sebut Kebiasaan Nyemil di Malam Hari Sebabkan Kualitas Kerja Menurun
Ilustrasi: Kebiasaan Nyemil di Malam Hari (sumber: Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bagaimana kebiasaan nyemil tidak sehat di malam hari dapat membuat konsentrasi terganggu di tempat kerja pada hari esok.

Menurut profesor psikologi di North Carolina State University Seonghee Shopia Cho, temuan ini tidak hanya menunjukkan adanya gangguan konsentrasi di tempat kerja tetapi juga berdampak pada pola tidur.

Pada penelitian tersebut, 97 karyawan di Amerika Serikat diminta menjawab pertanyaan sebanyak tiga kali dalam sehari selama sepuluh hari kerja. Pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan kesehatan fisik dan emosional mereka.

Peneliti mengungkap, camilan tidak sehat tersebut mulai dari junk food, makan terlalu banyak, dan minum alkohol yang terlalu banyak. Selain itu, peneliti juga menemukan perilaku makan yang tidak sehat berisiko mengalami masalah fisik keesokan hari seperti sakit kepala, sakit perut, dan diare.

Tak hanya itu, orang yang mengonsumsi camilan tidak sehat di malam hari juga cenderung merasakan ketegangan emosi seperti rasa malu dan rasa bersalah. Karena itu, faktor ini menyebabkan terganggunya konsentrasi di tempat kerja.

Peningkatan risiko ini terjadi pada orang yang memilih menarik diri dari situasi, seperti lingkungan kerja, masalah kerja, dan juga konflik yang terjadi di perusahaan. "Yang paling terpenting adalah, bahwa makanan yang tidak sehat berdampak langsung pada kinerja seseorang di tempat kerja," ungkap Seonghee Shopia Cho.

Ia bahkan mengatakan tidak ada diet yang sehat, bahkan makan yang sehat juga tidak bisa hanya dilihat dari kandungan nutrisi. "Ini mungkin dipengaruhi oleh kebutuhan seseorang, atau jadwal kapan mereka makan, dan apa yang mereka makan," lanjutnya.

Menurut Cho, perusahaan perlu membantu mengatasi pola makan yang sehat bagi karyawan mereka seperti memilih tempat makan, juga menjaga fisik dan mental karyawan selama bekerja. Hal ini, pada akhirnya, dapat memengaruhi kinerja ke depan baik bagi karyawan maupun perusahaan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Mimpi, Ini Cara Nyata Wujudkan Kebijakan Kantor Dukung Perempuan

Bukan Cuma Mimpi, Ini Cara Nyata Wujudkan Kebijakan Kantor Dukung Perempuan

Lifestyle | Rabu, 07 April 2021 | 18:03 WIB

Pelecehan di Tempat Kerja Masih Marak, Dampaknya Tidak Hanya Mental Saja!

Pelecehan di Tempat Kerja Masih Marak, Dampaknya Tidak Hanya Mental Saja!

Health | Rabu, 07 April 2021 | 17:35 WIB

Pola Tidur Buruk Tingkatkan Risiko Infeksi Virus Corona Covid-19

Pola Tidur Buruk Tingkatkan Risiko Infeksi Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 28 Maret 2021 | 12:23 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×