Vaksin AstraZeneca Diduga Picu Pembekuan Darah, 3 Orang Ini Harus Hati-hati

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 08 April 2021 | 15:16 WIB
Vaksin AstraZeneca Diduga Picu Pembekuan Darah, 3 Orang Ini Harus Hati-hati
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Badan Pengatur Obat dan Kesehatan (MHRA) telah meninjau hubungan antara vaksin AstraZeneca dan pembekuan darah langka. Pada akhir Maret 2021, 79 orang di Inggris telah menderita pembekuan darah langka setelah vaksinasi.

Berdasarkan 79 kasus pembekuan darah langka tersebut, sebanyak 51 di antaranya perempuan dan 28 laki-laki. Sebanyak 19 orang pun meninggal dunia dan 3 di antaranya masih berusia di bawah 30 tahun.

Tinjauan tersebut telah mendorong kelompok penasihat vaksin Covid-19, JCVI merekomendasikan orang usia 18 hingga 29 tahun perlu ditawari vaksin Covid-19 alternatif bila masih tersedia, seperti vaksin Pfizer dan vaksin Moderna.

Tapi, Dr June Raine, dari MHRA, mengatakan pembekuan darah sebagai efek samping dari vaksin Covid-19 itu sangat jarang terjadi. Meski begitu, tinjauan mereka masih terus berlangsung untuk mengidentifikasi vaksin AstraZeneca benar-benar menyebabkan pembekuan darah atau tidak.

"Keseimbangan antara manfaat dan risiko vaksin Covid-19 yang diketahui masih menguntungkan bagi sebagian besar orang dari virus corona," kata Dr June Raine dikutip dari Express.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Ketua Panitia Human Medicine, Sir Munir Pirmohamed juga menyarankan 3 kelompok masyarakat lainnya untuk berhati-hati atau lebih baik menghindari suntik vaksin Covid-19.

Berdasarkan data yang tersedia sekarang ini, Sir Munir menyebutkan 3 kelompok orang yang harus berhati-hati suntik vaksin AstraZeneca, yakni wanita hamil, orang dengan riwayat kelainan darah dan orang yang mengalami trombosis vena serebral atau pembekuan darah besar.

Pertama, seorang wanita hamil harus berhati-hati suntik vaksin AstraZeneca sehingga perlu konsultasi dengan ahli kesehatan untuk mengetahui risikonya.

Kedua, orang dengan riwayat kelainan darah yang berisiko mengalami pembekuan darah sebaiknya perlu mengetahui manfaat dan risiko suntik vaksin AstraZeneca.

Ketiga, orang yang mengalami trombosis vena serebral atau pembekuan darah besar lainnya dengan tingkat trombosit rendah setelah suntik vaksin AstraZeneca tahap pertama harus hati-hati untuk suntik vaksin kedua.

Namun, MHRA mengatakan mereka yang telah mendapatkan dosis pertama vaksin AstraZeneca tetap harus mendapatkan dosis kedua.

Direktur eksekutif EMA, Emeritus Cooke, mengatakan kombinasi dari pembekuan darah langka dan trombosit darah rendah terjadi pada semua usia, yakni pria maupun wanita.

Emeritus Cooke menambahkan komite keamanan EMA telah mengonfirmasi manfaat vasin AstraZeneca dalam mencegah virus corona Covid-19 secara keseluruhan lebih besar daripada risiko efek samping.

Vaksin AstraZeneca ini telah terbukti sangat efektif mencegah penyakit parah, rawat inap, dan kematian akibat virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Divaksin AstraZeneca, 279 Warga Kenya Alami Efek Samping

Divaksin AstraZeneca, 279 Warga Kenya Alami Efek Samping

News | Kamis, 08 April 2021 | 14:33 WIB

Kata Ahli Soal Pembekuan Darah Vaksin AstraZeneca dan Berita Kesehatan Lain

Kata Ahli Soal Pembekuan Darah Vaksin AstraZeneca dan Berita Kesehatan Lain

Health | Rabu, 07 April 2021 | 22:32 WIB

Otoritas Uni Eropa Temukan Hubungan Vaksin AstraZeneca dan Pembekuan Darah

Otoritas Uni Eropa Temukan Hubungan Vaksin AstraZeneca dan Pembekuan Darah

News | Rabu, 07 April 2021 | 22:44 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB