Lebih Sehat Meski Banyak Duduk, AHA Sarankan Lakukan 5 Rutinitas Berikut

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 12 April 2021 | 08:24 WIB
Lebih Sehat Meski Banyak Duduk, AHA Sarankan Lakukan 5 Rutinitas Berikut
Ilustrasi olahraga di rumah (shutterstock)

Suara.com - Saat bekerja di rumah atau di kantor, Anda mungkin bisa duduk selama 8 jam sehari. Hal ini yang tentu akan mengganggu kesehatan baik fisik maupun mental.

Melansir dari Medicinenet, untuk mengurangi risikonya American Heart Association (AHA) meluncurkan inisiatif yang disebut Move More.

"Bagi kebanyakan dari kita, rutinitas harian kita menjadi lebih tidak aktif selama setahun terakhir karena pandemi, membuatnya semakin penting untuk menemukan cara untuk meningkatkan aktivitas fisik di zaman kita," kata Dr. Eduardo Sanchez, kepala pusat pencegahan medis AHA. 

"Setiap gerakan lebih baik daripada tidak ada gerakan dan lebih banyak lebih baik. Bahkan istirahat kecil dari aktivitas sepanjang hari akan bermanfaat bagi kesehatan dan mengurangi stres," kata Sanchez dalam rilis berita AHA.

Berikut tips lebih aktif secara fisik rekomendasi AHA, antara lain:

  • Untuk menghindari ketidakaktifan yang berkepanjangan, setel pengingat untuk bergerak selama lima menit beberapa kali sehari.
  • Temukan lebih banyak cara untuk turun dari sofa. Misalnya, berjalan-jalan di sekitar rumah atau melakukan push-up. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, istirahatlah untuk bermain atau berjalan-jalan di luar. Pekerjaan aktif seperti menyedot debu dan membereskan barang-barang yang berantakan juga membantu.
  • Kurangi waktu layar. Jadwalkan waktu setiap hari bagi seluruh keluarga untuk melepas penat dan beristirahat sejenak. Berjalan-jalan, mainkan permainan petak umpet atau putar musik favorit Anda untukmenari.
  • Bergerak lebih banyak saat bekerja di rumah. Cobalah untuk mengurangi waktu kerja sebanyak lima menit jika memungkinkan dan gunakan waktu untuk melakukan latihan kekuatan dasar seperti squat atau crunch, pindah ke bagian lain rumah Anda untuk melakukan peregangan atau berdiri sesekali selama bekerja.
  • Temukan jenis olahraga yang Anda sukai dan yang sesuai dengan jadwal Anda.
Situasi pandemi tidak menyurutkan kebutuhan berolahraga.
Situasi pandemi tidak menyurutkan kebutuhan berolahraga.

AHA merekomendasikan orang dewasa untuk mendapatkan setidaknya 150 menit seminggu aktivitas aerobik intensitas sedang seperti jalan cepat atau berkebun atau 75 menit aktivitas aerobik intensitas tinggi seperti berlari atau menari aerobik.

AHA juga merekomendasikan dua hari aktivitas penguatan otot intensitas sedang hingga tinggi setiap minggu, seperti pelatihan ketahanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Olahraga Sejak Kecil: Berisiko Lebih Rendah Alami Masalah Kecemasan

Manfaat Olahraga Sejak Kecil: Berisiko Lebih Rendah Alami Masalah Kecemasan

Health | Minggu, 11 April 2021 | 17:00 WIB

Zoomfit Ajak Lebih Banyak Orang Olahraga di Rumah Selama Pandemi

Zoomfit Ajak Lebih Banyak Orang Olahraga di Rumah Selama Pandemi

Health | Minggu, 11 April 2021 | 10:11 WIB

Tak Selalu Baik, 5 Kebiasaan Sehat Ini Justru Tak Baik bagi Tubuh

Tak Selalu Baik, 5 Kebiasaan Sehat Ini Justru Tak Baik bagi Tubuh

Health | Minggu, 11 April 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×