Heboh Antigen Bekas, Benarkah Alat Swab Test Covid-19 Bisa Dicuci Ulang?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 01 Mei 2021 | 20:25 WIB
Heboh Antigen Bekas, Benarkah Alat Swab Test Covid-19 Bisa Dicuci Ulang?
Layanan rapid test antigen digerebek polisi di Bandara Kualanamu [Foto: Antara]

Suara.com - Oknum petugas Kimia Farma yang kedapatan memanfaatkan alat rapid tes antigen bekas untuk dipakai kembali di Bandar Kualanamu, Medan membuat banyak orang geram.

Para petugas ini berdalih, sebelum digunakan kembali alat swab test terlebih dulu dicuci dan disterilkan. Tapi benarkah bisa demikian?

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Sub Bidang Penanganan Limbah Medis Satgas Covid-19, Dr. dr. Lia G Partakusuma, SpPK, MM, MARS yang mengatakan jika alat swab test antigen adalah produk sekali pakai dan tidak bisa dicuci atau disterilkan.

"Nggak bisa (dicuci), itu sebetulnya kalau yang namanya pemeriksaan antigen itu, itu dia sekali pakai. Itu kemasan sekali pakai," ujar Dr. Lia saat dihubungi Suara.com, Jumat (30/4/2021).

Piala Menpora 2021: Swab Antigen Menjadi Prosesi Wajib Sebelum Masuk Stadion Manahan. [Budi Cahyono/Ayosemarang.com]
Piala Menpora 2021: Swab Antigen Menjadi Prosesi Wajib Sebelum Masuk Stadion Manahan. [Budi Cahyono/Ayosemarang.com]

Dr. Lia lantas menjelaskan kemasan sekali pakai yang dimaksud dalam produk swab test antigen itu terdiri dari beberapa alat yaitu batangan panjang seperti cutton bud untuk mengambil sampel di belakang hidung dan tenggorokan, wadah cairan tempat mencelupkan sampel, dan bagian path cairan untuk mengetes sampel.

Ketiga bahan ini seluruhnya adalah produk sekali pakai, dan tidak bisa digunakan kembali, yang akhirnya dianggap sebagai limbah medis yang dibuang di wadah plastik berwarna kuning.

Warna kuning ini mengartikan produk di dalamnya berisi limbah infeksius yang harus langsung dimusnahkan.

"Setelah dipakai harus langsung dibuang, itu disebut sebagai limbah medis, karena kita tidak tahu bahan yang diambil itu positif atau tidak, memang semuanya dianggap sebagai limbah medis," terang Dr. Lia.

Apalagi kata perempuan yang merupakan Dokter Patologi itu jika sampel yang diambil dari orang yang suspect atau dicurigai Covid-19, bisa berbahaya, karena bisa jadi meskipun hasilnya negatif tapi virus sudah berada di tubuh karena jumlahnya yang masih sedikit sehingga belum terdeteksi.

baca juga

"Apalagi kalau hasilnya negatif, itu tergantung dari orang yang ambil kumannya masih sedikit, atau kita ambil kumannya tidak pada tempat ada virusnya. Jadi masih ada kemungkinan seperti itu," paparnya.

"Jadi setiap yang digunakan harus dianggap limbah medis jadi harus dimusnahkan," pungkasnya.

Polisi ungkap praktik rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu Medan

Praktik menggunakan alat tes rapid antigen bekas di Bandara Kualanamu, Deli Serdang Sumatera Utara terbongkar. Polisi menetapkan lima pegawai PT. Kimia Farma sebagai tersangka.

Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, motif tersangka demi mendapatkan keuntungan. Kegiatan yang telah dilakukan sejak Desember 2020 itu, diperkirakan sudah meraup keuntungan sekitar Rp 1,8 miliar.

"Barang bukti yang diamankan uang Rp 146 juta. Kita prediksi selama beroperasi meraup keuntungan mencapai Rp1,8 miliar," kata Panca Putra, dalam paparannya seperti dilansir dari Suarasumut.com - Jaringan Suara.com, Jumat (30/4/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×