Waspadai Kulit Merah Bersisik, Bisa Jadi Tanda Penyakit Hati Berlemak

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 04 Mei 2021 | 06:50 WIB
Waspadai Kulit Merah Bersisik, Bisa Jadi Tanda Penyakit Hati Berlemak
psoriasis (shutterstock)

Suara.com - Penyakit hati berlemak non-alkoholik (NAFLD) adalah istilah untuk berbagai kondisi yang disebabkan oleh penumpukan lemak di hati. NAFLD stadium awal biasanya tidak menyebabkan kerusakan apapun, tapi bisa menyebabkan kerusakan hati yang serius, termasuk Sirois.

Ada sejumlah faktor risiko yang bisa berkontribusi pada NAFLD. Pasien psoriasis telah terbukti memiliki peningkatan kasus penyakit hati berlemak non-alkoholik dibandingkan orang tanpa psoriasis.

Psoriasis adalah kondisi kulit yang menyebabkan bercak merah, bersisik dan berkerak. Sebuah ulasan dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology mengutip sejumlah Penelitian yang menghubungkan psoriasis dengan NAFLD.

Beberapa studi observasi berbasis rumah sakit menunjukkan bahwa pasien dengan psoriasis 1,5 sampai 3 kali lipat lebih mungkin memiliki NAFLD. Dalam sebuah studi prospektif di Italia, 59 persen pasien psoriasis didiagnosis dengan NAFLD.

Hal itu juga secara signifikan berkolerasi dengan sindrom metabolik, dobesitas dan arthritis psoriasis. Penemuan ini signifikan, karena sindrom metabolik dan obesitas juga merupakan faktor risiko NAFLD.

psoriasis (Shutterstock)
psoriasis (Shutterstock)

Terlebih lagi, penelitian lain yang berusaha untuk menetapkan psoriasis merupakan faktor risiko independen untuk NAFLD dan tidak hanya terkait dengan kondisi metabolisme, seperti obesitas.

Masalah ini diteliti dalam studi Rotterdam, studi kohort berbasis populasi prospektif yang mencakup pasien usia 55 tahun ke atas di Belanda.

Psoriasis secara independen dikaitkan dengan kemungkinan peningkatan NAFLD sebesar 70 persen. Terlebih lagi, pasien psoriasis 60 persen lebih mungkin untuk memiliki bentuk penyakit hati yang lebih parah.

Kondisi metabolik ain yang terkait dengan NAFLD dilansir dari Express, meliputi:

baca juga
  1. Resistensi insulin, di mana sel Anda tidak mengambil gula sebagai respons terhadap hormon insulin.
  2. Gula darah tinggi atau hiperglikemia, yang menandakan prediabetes atau diabetes tipe 2.
  3. Kadar lemak tinggi, terutama trigliserida di dalam darah.

Masalah kesehatan gabungan ini tampaknya meningkatkan timbunan lemak di hati. Bagi sebagian orang, lemak berlebih ini bertindak sebagai racun bagi sel hati yang menyebabkan peradangan hati dan NASH, yang bisa menyebabkan penumpukan jaringan parut di hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Idap 3 Penyakit, Kulit Pemuda Ini Langsung Terbakar Bila Salah Makan!

Idap 3 Penyakit, Kulit Pemuda Ini Langsung Terbakar Bila Salah Makan!

Health | Selasa, 27 April 2021 | 16:00 WIB

Jangan Sepelekan Perut Kembung dan Nyeri, Bisa Jadi Tanda Penyakit Kronis!

Jangan Sepelekan Perut Kembung dan Nyeri, Bisa Jadi Tanda Penyakit Kronis!

Health | Minggu, 07 Maret 2021 | 12:39 WIB

Jangan Abaikan Perubahan Pada Kuku, Bisa Jadi Tanda Penyakit Mematikan Ini!

Jangan Abaikan Perubahan Pada Kuku, Bisa Jadi Tanda Penyakit Mematikan Ini!

Health | Kamis, 04 Maret 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×