Covid-19 India Melonjak, Ahli Sebut Kasus Sebenarnya Mungkin 10 Kali Lipat

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Selasa, 04 Mei 2021 | 10:00 WIB
Covid-19 India Melonjak, Ahli Sebut Kasus Sebenarnya Mungkin 10 Kali Lipat
Para lansia disebut paling rentan terpapar virus corona. (Foto: Getty Images/via BBC Indonesia)

Suara.com - Kasus virus corona Covid-19 melonjak dari waktu ke waktu. Belakangan India sedang menjadi perhatian karena kenaikan kasus yang mencapai 400 kasus dalam sehari pada Sabtu (1/5/2021).

Meski kasus di India telah melampaui 19,9 juta, namun para ahli menyatakan bahwa kasus sebenarnya mungkin jauh lebih besar. Hal ini disebabkan karena tingkat pengujian yang rendah.

Melansir dari Medical Xpress, semakin terbatas pengujian, semakin banyak kasus yang terlewatkan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan negara-negara harus melakukan 10 hingga 30 penguhian pada setiap kasus yang dikonfirmasi. India melakukan sekitar lima tes untuk setiap kasus yang dikonfirmasi.

"Masih banyak orang yang tidak diuji," kata Dr. Prabhat Jha dari Universitas Toronto.

Perkiraan Jha, berdasarkan pemodelan dari lonjakan sebelumnya di India, bahwa jumlah infeksi sebenarnya bisa mencapai 10 kali lebih tinggi daripada laporan resmi.

"Kematian adalah indikator yang lebih baik dari bentuk kurva pandemi, tetapi ada masalah dengan data di sini juga," imbuuhnya.

"Kesenjangan terbesar adalah apa yang terjadi di pedesaan India," kata Jha.

Di pedesaan, orang sering meninggal di rumah tanpa perhatian medis dan kematian ini tidak dilaporkan. Keluarga mengubur atau mengkremasi orang yang mereka cintai sendiri tanpa catatan resmi. 

Virus Corona di India. [Narinder Nanu/AFP]
Virus Corona di India. [Narinder Nanu/AFP]

"Banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah memiliki undercount data kematian yang serupa," kata Jha.

baca juga

Bahkan dengan masalah yang diketahui dengan data, lintasan Covid-19  dan kematian di India adalah pengingat yang mengkhawatirkan tentang bagaimana virus dapat meroket sewaktu-waktu.

"Apa yang terjadi di India penting bagi seluruh dunia," kata Dr. Amita Gupta, ketua Institut Johns Hopkins India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balita Diduga Terpapar Covid-19 di Aceh Timur Meninggal Dunia

Balita Diduga Terpapar Covid-19 di Aceh Timur Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 03 Mei 2021 | 18:38 WIB

Atta Halilintar Gelar Resepsi Kedua di Turki: di Indonesia Heboh Gak Jelas

Atta Halilintar Gelar Resepsi Kedua di Turki: di Indonesia Heboh Gak Jelas

Bogor | Senin, 03 Mei 2021 | 18:35 WIB

Update 3 Mei: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 4.730, Jadi 1.682.004

Update 3 Mei: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 4.730, Jadi 1.682.004

News | Senin, 03 Mei 2021 | 18:34 WIB

Terkini

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:10 WIB

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

×