Berteknologi mRNA, Moderna dan Pfizer Berpotensi Lawan Varian Baru Corona

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Rabu, 05 Mei 2021 | 07:44 WIB
Berteknologi mRNA, Moderna dan Pfizer Berpotensi Lawan Varian Baru Corona
Vaksin moderna (VOA Indonesia)

Suara.com - Dua vaksin Covid-19 yang banyak digunakan, Pfizer dan Moderna kemungkinan akan tetap kuat melindungi terhadap pengembangan penyakit serius. Bahkan pada varian baru virus corona.

Melansir Medicinenet, kedua vaksin tersebut didasarkan pada teknologi messenger RNA (mRNA). Menurut para peneliti, vaksin dengan teknologi ini dapat menerapkan berbagai tingkat pertahanan untuk menjaga varian virus corona. Studi ini telah diterbitkan pada Journal of Clinical Investigation.

"Penting untuk dicatat bahwa hanya waktu yang akan memberi tahu apakah vaksin benar-benar melindungi terhadap virus corona manusia lainnya," kata penulis studi Dr. Joel Blankson memperingatkan, seorang profesor kedokteran di Johns Hopkins Medicine, di Baltimore.

Menurut Blankson, baik vaksin Pfizer maupun Moderna sebenarnya melakukan dua hal sekaligus. Di satu sisi, vaksin memicu sistem kekebalan untuk memproduksi antibodi pelindung.

Pada saat yang sama, vaksin juga menyebabkan sistem kekebalan menghasilkan "sel-T pembantu" yang dikenal sebagai limfosit T CD4 +.

"Dan sel-T akan membunuh sel yang terinfeksi, untuk membantu mencegah penyebaran infeksi," kata Blankson.

Sel T CD4 + melakukan ini dengan menggerakkan rantai peristiwa yang meningkatkan kekebalan, termasuk aktivasi sel T "pembunuh" yang sangat kuat yang dikenal sebagai CD8 +.

Setelah melakukan analisis sampel darah yang mendalam, tim Blankson menemukan bahwa sel-T pembunuh semacam itu tampaknya menjaga virus corona tetap dalam garis bidik sistem kekebalan, bahkan untuk mengendalikan infeksi dengan varian baru.

Analisis darah melibatkan 30 pria dan wanita, dengan rentang usia 20 hingga 59 tahun. Semua telah divaksinasi dengan dua dosis dari salah satu dari dua vaksin mRNA. Dari relawan tersebut, tidak ada yang dinyatakan positif Covid-19 baik sebelum vaksinasi atau sesudahnya.

Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]
Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]

Seperti yang dimaksudkan, vaksin mRNA pertama-tama memicu produksi versi "protein lonjakan" yang tidak berbahaya yang ditemukan di permukaan virus corona.

Hal ini yang pada gilirannya meluncurkan sistem kekebalan setiap penerima ke dalam tindakan, menghasilkan antibodi untuk melawan infeksi.

Menurut Blankson, Sel-T dan antibodi mengenali berbagai bagian protein lonjakan dan bagian dari protein varian yang memungkinkan menghindari sebagian dari respons antibodi.

Namun jika variannya dapat lolos dari respons antibodi dan menginfeksi sel, sel-T mampu membunuh sel yang terinfeksi sebelum virus bereplikasi ke tingkat tinggi yang akan menyebabkan penyakit parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FDA akan Beri Izin Pfizer untuk Penggunaan Vaksin Covid-19 pada Anak

FDA akan Beri Izin Pfizer untuk Penggunaan Vaksin Covid-19 pada Anak

Health | Rabu, 05 Mei 2021 | 07:00 WIB

CISDI: Meski Logistik Memadai, Puskesmas Kekurangan SDM untuk Vaksinasi

CISDI: Meski Logistik Memadai, Puskesmas Kekurangan SDM untuk Vaksinasi

Health | Rabu, 05 Mei 2021 | 06:40 WIB

Waspada 3 Varian Baru Virus Corona, Satu Sudah Masuk Kepri

Waspada 3 Varian Baru Virus Corona, Satu Sudah Masuk Kepri

Riau | Rabu, 05 Mei 2021 | 03:15 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB