CISDI: Meski Logistik Memadai, Puskesmas Kekurangan SDM untuk Vaksinasi

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Rabu, 05 Mei 2021 | 06:40 WIB
CISDI: Meski Logistik Memadai, Puskesmas Kekurangan SDM untuk Vaksinasi
Salah satu tenaga kesehatan yang sedang menyiapkan vaksin di kawasan Benten Vredeburg Yogyakarta beberapa waktu lalu. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Suara.com - Selama pandemi, Puskesmas menjadi salah satu fasilitas kesehatan primer yang memberikan fasilitas pencegahan Covid-19 dengan vaksinasi. Sayangnya, puskesmas mengalami kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang membuat terhambatnya berbagai layanan kesehatan lain.

Menurut Survei dari Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) yang dipresentasikan melalui webinar pada Selasa (5/5/2021), 86 persen responden penyatakan bahwa mereka masih menggunakan pegawai puskesmas untuk vaksinasi. Puskesmas dalam hal ini tidak mendapatkan bantuan relawan sehingga menggangu perawatan kesehatan reguler.

Pada Maret 2021 analisis situasi Orgnisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Indonesia juga menunjukkan terganggunya pelayanan kesehatan esensial seperti
HIV/AIDS, TB, Malaria, penyakit tropis, dan imunisasi sebagai akibat Covid-19. Hal ini mengindikasikan terbatasnya kemampuan puskesmas karena beban kerja yang meningkat selama pandemi.

Meski sebagian besar Puskesmas menyatakan ketersediaan logistik telah mencukupi, namun 47,3 persen responden mengaku bahwa hanya sebagian tenaga vaksinasi di puskesmas yang mendapatkan pelatihan. Hannya 40,8 persen responden mengaku sudah seluruh tenaga vaksinasi di puskesmas dilatih.

Vaksinasi di Puskesmas Kramat Jati [Antara[
Vaksinasi di Puskesmas Kramat Jati [Antara[

"Mereka khawatir karena kurangnya tenaga vaksinator, ruangan, dan perlindungan tenaga kesehatan masih kurang," ujar Olivia Herlinda, Policy Director dari CISDI.

Selain itu, masih ada 20,7 persen responden yang mengakui Puskesmas tempat mereka bekerja tidak mempunyai tenaga yang terlatih dalam menangani Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

"Apapun hasil surveinya ini adalah masukkan buat kami pemerintah, jadi kita tahu hasil lapangan dan meningkatkan lagi kekuatan teman-teman terutama yang di Puskesmas," kata Plt Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kemenkes, dr Prima Yosephine.

"Jadi survei ini akan sangat bermanfaat bagi kami," imbuhnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lumpuh dan Buta Usai Divaksin, Guru Susan Dapat Bantuan dari Jokowi

Lumpuh dan Buta Usai Divaksin, Guru Susan Dapat Bantuan dari Jokowi

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 04:47 WIB

Hasil Survei: Imbas Pandemi, Masyarakat Butuh Lapangan Kerja Baru

Hasil Survei: Imbas Pandemi, Masyarakat Butuh Lapangan Kerja Baru

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 04:28 WIB

Setelah Kapten Kapal, Empat ABK India Positif Covid-19 di Dumai

Setelah Kapten Kapal, Empat ABK India Positif Covid-19 di Dumai

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 03:35 WIB

Terkini

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan

Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan

Bogor | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:17 WIB

4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45

Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:07 WIB

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×