Infeksi Jamur Hitam di India Rawan Menyerang Penderita Diabetes

Yasinta Rahmawati

Selasa, 18 Mei 2021 | 14:00 WIB
Infeksi Jamur Hitam di India Rawan Menyerang Penderita Diabetes
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Di tengah lonjakan kasus Covid-19 di India yang mencapai lebih dari 350.000 sehari, muncul infeksi jamur langka namun serius yang dikenal sebagai "jamur hitam" atau mucormycosis.

Mucormycosis ini disebabkan oleh sekelompok jamur yang disebut mucormycetes, yang cenderung hidup di tanah dan bahan organik yang membusuk, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Ini adalah infeksi yang mengancam jiwa dengan tingkat kematian antara 46% di antara orang-orang dengan infeksi sinus dan 96% dengan penyakit yang menyebar.

Dilansir dari USA Today, bentuk infeksi paling umum yang terlihat di antara pasien Covid-19 di India adalah rhinocerebral mucormycosis, infeksi yang dimulai di sinus dan dapat menyebar ke otak.

Gejalanya termasuk pembengkakan wajah satu sisi, sakit kepala, hidung atau sinus tersumbat, lesi hitam di jembatan hidung atau bagian dalam mulut bagian atas, dan demam, menurut CDC.

Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi demam. (Shutterstock)

Gejala mucormycosis cenderung muncul dua hingga tiga minggu setelah infeksi Covid-19, kata Dr. Bhakti Hansoti, profesor madya di departemen pengobatan darurat dan kesehatan internasional di Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg.

Jenis mucormycosis ini lebih sering terjadi di antara pasien diabetes, itulah sebabnya para ahli kesehatan mengatakan kasus meningkat di India di mana satu dari enam orang memiliki penyakit kronis, menurut International Diabetes Federation Diabetes Atlas yang diterbitkan pada tahun 2019.

"Diabetes adalah faktor risiko No. 1 untuk ini," kata Hansoti. Hingga 75% kasus mucormycosis terjadi di antara pasien Covid-19 dengan diabetes, tambahnya, dengan sebanyak 45% tidak terdiagnosis sampai mereka datang ke rumah sakit.

"Penduduk India memiliki prevalensi tinggi diabetes yang tidak terkontrol karena kurangnya pemeriksaan rutin," tambahnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berat Badan Normal tapi Lemak Menumpuk? Awas, Risiko Penyakit Jantung!

Berat Badan Normal tapi Lemak Menumpuk? Awas, Risiko Penyakit Jantung!

Health | Minggu, 16 Mei 2021 | 16:24 WIB

5 Gejala Diabetes yang Perlu Kamu Tahu

5 Gejala Diabetes yang Perlu Kamu Tahu

Health | Minggu, 16 Mei 2021 | 08:54 WIB

Mengenal Infeksi Jamur Hitam, Banyak Dialami Mantan Pasien Covid-19 India

Mengenal Infeksi Jamur Hitam, Banyak Dialami Mantan Pasien Covid-19 India

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 18:34 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×