Tekanan Darah Tiba-Tiba Tinggi, Apa Harus Langsung Minum Obat?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 25 Mei 2021 | 10:44 WIB
Tekanan Darah Tiba-Tiba Tinggi, Apa Harus Langsung Minum Obat?
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

Suara.com - Pasien hipertensi atau tekanan darah tinggi kebanyakan perlu minum obat seumur hidup agar tekanan darahnya stabil. Tetapi apakah minum obat juga dibutuhkan bagi seseorang yang tekanan darahnya di atas normal meski belum didiagnosis hipertensi?

Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia Dr. dr. Isman Firdaus, Sp.JP., menjelaskan tekanan darah normal harus di bawah 120 per 80. Lebih dari angka tersebut hingga 140 per 90 belum dikategorikan hipertensi, meski sudah harus waspada.

"Kalau tensi masih dibawah 140, usahakan 3 sampai 6 bulan masih stabil," saran dokter Isman saat siaran langsung Radio Kesehatan Kemenkes, Selasa (25/5/2021).

Untuk menstabilkan tekanan darah yang masih di bawah 140 tidak harus mengonsumsi obat anti hipertensi. Dokter Isman menyarankan cukup mengubah pola makan dan gaya hidup lebih sehat dan aktif secara konsisten.

"Enggak semua tekanan darah tinggi harus dengan obat-obatan. Kalau mau, perbaiki aktivitas fisik lebih banyak, kemudian tidur juga lebih baik. Kalau setelah tiga sampai enam bulan tensi masih di atas 140, itu membutuhkan obat-obatan," imbuhnya.

Menurutnya, kebanyakan orang terkena hipertensi paling sering disebabkan kebiasaan makan yang terlalu tinggi garam. Akibatnya tensi naik atau juga membuat pembuluh darah jadi lebih kaku karena penumpukan plak. Perasaan stres dan kurang tidur juga dapat memicu tekanan darah meningkat. Meski demikian, kondisi stres tidak selalu mencerminkan penyakit hipertensi.

"Tensi tinggi itu normal kalau memang kondisinya dibutuhkan seperti stres, abis olahraga. Tapi tentu tidak boleh terlalu sering," kata dokter Isman.

Menjaga tekanan darah tetap stabil bukan hanya untuk mencegah terkena penyakit hipertensi, tetapi juga agar tubuh terhindar dari komplikasi penyakit tidak menular lainnya. Dokter Isman menyampaikan bahwa hipertensi bisa menjadi pemicu dari penyakit lain. Sebab tekanan darah yang tinggi menyebabkan gangguan fungsi pada pembuluh darah yang ada disetiap organ tubuh.

"Hipertensi bisa jadi faktor risiko, munculnya penyakit yang lebih berat yaitu terjadi penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, gagal jantung, bahkan kebutaan. Karena ini penyakit masalahnya di pembuluh darah. Organ mana pun yang ada pembuluh darah itu pasti bisa terjadi kerusakan," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes: 50 Persen Pasien Covid-19 Punya Komorbid Hipertensi

Kemenkes: 50 Persen Pasien Covid-19 Punya Komorbid Hipertensi

Health | Senin, 24 Mei 2021 | 19:40 WIB

Punya Alat Pengukur Tekanan Darah di Rumah? Begini Cara Pakainya

Punya Alat Pengukur Tekanan Darah di Rumah? Begini Cara Pakainya

Health | Senin, 24 Mei 2021 | 17:13 WIB

Tak Perlu Minum Obat, Benarkah Cukup Makan Buah Bisa Atasi Hipertensi?

Tak Perlu Minum Obat, Benarkah Cukup Makan Buah Bisa Atasi Hipertensi?

Health | Senin, 24 Mei 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang

Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Entertainment | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa

Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa

Jawa Tengah | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau

Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:09 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung 17-23 Agustus 2026, Rezeki dan Asmara Lancar

3 Zodiak Paling Beruntung 17-23 Agustus 2026, Rezeki dan Asmara Lancar

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Rumah hingga Bandara dan Pelabuhan Rusak

Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Rumah hingga Bandara dan Pelabuhan Rusak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Hempas Kerutan Dahi Tanpa Botox! Spesialis Akupuntur Bongkar Teknik Pijat agar Wajah Awet Muda

Hempas Kerutan Dahi Tanpa Botox! Spesialis Akupuntur Bongkar Teknik Pijat agar Wajah Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:54 WIB

×