Jangan Lengah, Tetap Fokus Kendalikan Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 28 Mei 2021 | 19:10 WIB
Jangan Lengah, Tetap Fokus Kendalikan Covid-19
Seorang tenaga kesehatan mengenkan alat pelindung diri (APD) lengkap sebelum melakukan perawatan terhadap pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pengendalian Covid-19 harus menjadi perhatian bersama jangan kendor. Partai besar sibuk buat rapat dan berpolemik.

Apalagi polemik ini berhubungan dengan kepala daerah salah satu provinsi dengan penduduk besar di Indonesia yang juga sedang berkonsentrasi penuh dengan penanganan Covid-19 di daerahnya. 

KPK juga gonjang ganjing. Lembaga yang seharusnya terus bekerja menjaga uang rakyat agar jangan dikorupsi apalagi yang berhubungan dengan bantuan penanganan Covid-19.

Terus terang ke dua topik yang sedang diperbincangkan oleh media ini tidak akan membawa kebaikan untuk penanganan Covid-19 di Indonesia.

Bahkan yang ada hanya membuat masyarakat disibukan  untuk membicarakan pro kontra ini karena sejauh pengamatan saya isu ini menjadi talkshow yang seru di media TV nasional dengan menghadirkan narsum pro kontra.

Spesialis penyakit dalam konsultan Gastroenterologi Hepatologi, Prof Dr. dr Ari Fahrial Syam, SpPD(K) MMB, FINASIM, FACP
Spesialis penyakit dalam konsultan Gastroenterologi Hepatologi, Prof Dr. dr Ari Fahrial Syam, SpPD(K) MMB, FINASIM, FACP

Media juga mestinya tidak terjebak untuk mengangkat topik pro kontra ini secara berlebihan dan tetap menyampaikan peningkatan kasus Covid-19 di masyarakat dan hadirnya berbagai klaster baru Covid-19 saat ini.

Negara tetangga Malaysia saat ini memasuki krisis penanganan Covid-19 karena jumlah kasus dalam beberapa hari ini tertinggi selama pandemi ini.

Hal ini berdampak pada eksodus penduduk migran Indonesia di Malaysia kembali ke Indonesia. Selain itu juga semakin derasnya kasus2 mutant masuk ke Indonesia. Terakhir jumlah kasus mutan dari India B.1.617+ peningkatannya mencapai 46.4 persen  dalam 4 minggu terakhir di Indonesia.

Saya hanya mengingatkan ketika sudah mulai lagi ada khabar dokter yang meninggal karena Covid-19..ini berbanding lurus dengan peningkatan kasus yang terjadi di Masyarakat.

Dampak mudik sudah mulai ada karena dalam 2 hari terakhir jumlah penambahan kasus baru kita  dan kasus aktif beranjak naik, kenaikan mencapai 25% dalam 1 hari terakhir.

Semua gonjang ganjing yang tidak berhubungan dengan  Covid-19 harus diredam, ayo kembali fokus dalam penanganan Covid-19 dengan Komandan baru Pak Letjen Ganip Warsito yang tentu berharap sama militannya dengan pendahulunya  Pak Letjen Doni Monardo..

Penulis:

Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH., MMB., FINASIM., FA

Guru besar pada Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Covid-19 Klaim Belum Ada Klaster Tempat Wisata usai Lebaran

Satgas Covid-19 Klaim Belum Ada Klaster Tempat Wisata usai Lebaran

News | Jum'at, 28 Mei 2021 | 18:37 WIB

Satgas Covid-19 Ungkap Sudah Ada 4 Varian Corona di Indonesia

Satgas Covid-19 Ungkap Sudah Ada 4 Varian Corona di Indonesia

News | Jum'at, 28 Mei 2021 | 18:18 WIB

Demi Pemulihan Ekonomi, Vaksinasi Covid-19 di Kota Solo Mulai Sasar Mal

Demi Pemulihan Ekonomi, Vaksinasi Covid-19 di Kota Solo Mulai Sasar Mal

Surakarta | Jum'at, 28 Mei 2021 | 18:25 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB