Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya

Vania Rossa

Rabu, 04 Maret 2026 | 06:15 WIB
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
Ilustrasi operasi bibir sumbing. (Dok. Smile Train)
baca 10 detik
  • Indonesia merupakan salah satu dari tiga besar negara dengan kasus bibir sumbing tertinggi, membutuhkan penanganan operasi yang singkat dan aman.
  • Operasi bibir sumbing ideal dilakukan pada usia 3 bulan (minimal 5 kg) dan langit-langit mulut pada 1 tahun (minimal 10 kg).
  • Smile Train Indonesia mendukung ribuan operasi gratis tahunan, menekankan pentingnya nutrisi awal dan perawatan lanjutan pasca-operasi.

Suara.com - Bibir sumbing dan celah langit-langit mulut masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Country Manager Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, mengungkapkan bahwa Indonesia termasuk tiga besar negara dengan jumlah kasus sumbing tertinggi di dunia. Setiap tahun, ribuan bayi lahir dengan kondisi ini.

Tanpa penanganan dini, sumbing dapat memengaruhi kemampuan makan, berbicara, tumbuh kembang, hingga kondisi psikologis anak. Padahal, prosedur operasinya relatif singkat.

“Prosedur operasi sumbing dapat dilakukan dalam waktu sekitar 45 menit dengan standar keselamatan yang ketat dan dukungan tenaga medis profesional. Tindakan ini mampu mengubah kualitas hidup anak secara signifikan,” jelas Deasy.

Sejak 2002, Smile Train Indonesia telah mendukung sekitar 7.000 operasi gratis setiap tahun dan dalam waktu dekat akan mencapai hampir 200.000 operasi di seluruh Indonesia. Secara global, Smile Train telah mendukung lebih dari 2 juta operasi, dengan pasien ke-2 juta berasal dari Indonesia.

Kapan Waktu Ideal Operasi?

Dokter ahli bedah plastik mitra Smile Train Indonesia, dr. Yantoko, Sp.BP-RE, menegaskan bahwa waktu operasi sangat menentukan keberhasilan tindakan.

“Secara global sudah dirumuskan, anak optimal untuk pembiusan setelah usia 10 minggu atau sekitar 2,5 bulan. Namun agar mudah diingat, dibulatkan menjadi 3 bulan, dengan berat badan minimal 5 kilogram,” jelas dr. Yantoko.

Operasi bibir biasanya dilakukan pada usia 3 bulan dengan berat minimal 5 kg. Sementara operasi celah langit-langit dilakukan sekitar usia 1 tahun dengan berat badan ideal 10 kg.

Menurutnya, ada dua alasan utama penentuan waktu tersebut:

baca juga
  • Keamanan pembiusan. Pada usia dan berat badan yang cukup, risiko anestesi lebih rendah.
  • Faktor anatomi. Jika bayi terlalu kecil (misalnya berat 2,5–3 kg), struktur anatominya masih sangat kecil sehingga hasil rekonstruksi tidak optimal.

“Kalau sudah 5 kilogram, anatominya lebih jelas, sehingga hasilnya lebih baik dan anak lebih aman,” ujarnya.

Berbeda dengan kondisi darurat seperti atresia ani yang harus segera dioperasi, bibir sumbing masih dapat dioptimalkan terlebih dahulu sebelum tindakan.

Pentingnya Nutrisi dan Cara Memberi Minum

Salah satu tantangan terbesar bayi dengan sumbing adalah kesulitan menyusu. Celah pada bibir atau langit-langit membuat proses mengisap tidak optimal, sehingga berat badan sulit naik.

dr. Yantoko menekankan bahwa posisi pemberian susu harus benar.

“Anak dengan sumbing harus diposisikan miring sekitar 45 derajat dan dalam keadaan sadar. Jangan diberikan saat tidur karena berisiko aspirasi,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Jerat Jual Beli Bayi: Kerentanan Ibu, Jebakan Medsos, dan Lenyapnya Hak Anak

Di Balik Jerat Jual Beli Bayi: Kerentanan Ibu, Jebakan Medsos, dan Lenyapnya Hak Anak

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:35 WIB

6 Parfum Wangi Bayi di Indomaret yang Beri Kesan Segar dan Muda

6 Parfum Wangi Bayi di Indomaret yang Beri Kesan Segar dan Muda

Lifestyle | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:52 WIB

Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!

Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:10 WIB

Terkini

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

Kaltim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar

Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi

JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

×