Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia

Vania Rossa

Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:49 WIB
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
Ilustrasi lansia (Pexels/Andrea Piacquadio)
baca 10 detik
  • Populasi lansia Indonesia signifikan dan diproyeksikan terus meningkat, menuntut peningkatan kualitas perawatan.
  • Pemilihan popok dewasa yang tepat harus mempertimbangkan tipe, ukuran, kenyamanan, dan daya serap optimal.
  • Edukasi caregiver mengenai teknik pemasangan popok perekat yang benar penting demi menjaga martabat dan kesehatan lansia.

Suara.com - Seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, perhatian terhadap kualitas perawatan lansia menjadi semakin penting. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat bahwa populasi lansia telah mencapai 11,93% dari total penduduk dan diproyeksikan menyentuh 20,90% pada 2050. Artinya, satu dari lima orang Indonesia kelak berada di usia lanjut—sebuah realitas demografis yang menuntut kesiapan keluarga maupun fasilitas perawatan.

Dalam keseharian, banyak lansia mengalami penurunan fungsi fisik dan kognitif, termasuk kesulitan mengontrol buang air. Di sinilah peran caregiver—baik anggota keluarga maupun pengasuh di panti sosial—menjadi krusial. Perawatan yang kurang tepat bukan hanya berisiko menimbulkan masalah kesehatan kulit seperti ruam dan luka baring, tetapi juga dapat memengaruhi kenyamanan serta martabat lansia.

Salah satu aspek perawatan yang sering dianggap sepele, padahal sangat fundamental, adalah pemilihan dan penggunaan popok dewasa yang tepat. Berikut beberapa panduan penting yang dapat menjadi pegangan.

1. Pilih Tipe yang Sesuai Kondisi Fisik

Tidak semua lansia membutuhkan tipe popok yang sama. Tipe celana (pants) lebih direkomendasikan bagi lansia yang masih mampu berjalan, berdiri, atau duduk sendiri. Model ini memberikan rasa praktis dan lebih mendukung kemandirian. Sedangkan tipe perekat (tape) lebih cocok untuk lansia yang sebagian besar waktunya dihabiskan dengan berbaring atau memiliki keterbatasan mobilitas. Tipe ini memudahkan caregiver saat mengganti tanpa harus banyak menggerakkan tubuh lansia. Menyesuaikan tipe dengan kondisi fisik akan membantu mengurangi risiko kebocoran sekaligus menjaga kenyamanan.

2. Pastikan Ukuran yang Tepat

Ukuran yang tidak pas dapat menimbulkan gesekan berlebih atau celah yang memicu kebocoran. Untuk tipe celana, perhatikan ukuran lingkar pinggang. Sedangkan untuk tipe perekat, sesuaikan dengan ukuran lingkar pinggul. Popok yang terlalu ketat bisa menyebabkan iritasi, sementara yang terlalu longgar berpotensi bocor dan membuat kulit lembap lebih lama.

3. Utamakan Kenyamanan dan Daya Serap

Kenyamanan adalah kunci, terutama bagi lansia yang memiliki kulit lebih sensitif. Pilih produk dengan bahan lembut, sirkulasi udara baik, dan daya serap tinggi agar permukaan tetap kering. Lingkungan yang kering membantu mencegah ruam serta luka tekan (decubitus).

baca juga

Cara Memakaikan Popok Tipe Perekat dengan Benar

Teknik pemasangan juga berpengaruh besar pada hasil akhir.

  • Miringkan tubuh lansia secara perlahan ke satu sisi.
  • Letakkan popok dengan posisi tulang ekor tepat di tengah bagian belakang popok.
  • Pastikan tepian popok terlipat ke dalam agar perekat tidak menyentuh kulit langsung.
  • Kembalikan posisi tubuh ke tengah, lalu tarik bagian depan popok hingga tidak ada celah di pangkal paha.
  • Rekatkan pita perekat secara bersilangan untuk mengurangi risiko kebocoran.

Sementara itu, untuk tipe celana, cara pakainya menyerupai mengenakan pakaian dalam biasa, sehingga relatif lebih praktis.

Perawatan yang Lebih dari Sekadar Teknis

Menurut Ibu Rita Indah Yulistanti dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, aspek sanitasi sangat menentukan kualitas hidup lansia.

“Mengingat pentingnya aspek kebersihan bagi kualitas hidup lansia, edukasi seperti ini diharapkan dapat memperkuat lingkungan yang lebih sehat dan higienis, sehingga para lansia dapat menjalani masa tuanya dengan penuh martabat dan kesejahteraan yang lebih baik,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Yasutaka Nishioka.

“Kami membawa misi untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, nyaman, dan bahagia melalui produk penyerapan berkualitas. Kami ingin menjadi life time partner yang mendukung setiap fase kehidupan masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan edukasi kepada caregiver di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, Jakarta Selatan, Unicharm menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan standar perawatan lansia. Inisiatif ini juga sejalan dengan semangat keberlanjutan dan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), agar setiap individu—termasuk lansia—mendapatkan hak atas kehidupan yang bersih, sehat, dan bermartabat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial

Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:43 WIB

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:48 WIB

Panduan Lengkap Bayar Fidyah Lansia: Takaran dan Ketentuannya

Panduan Lengkap Bayar Fidyah Lansia: Takaran dan Ketentuannya

Your Say | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×