Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil

Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2026 | 08:59 WIB
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
Lima Tahun Program Wellness AIA Vitality yang Digelar oleh AIA Indonesia di Jakarta (Dok. Istimewa)
  • Laila Munaf menekankan tantangan konsistensi hidup sehat sering karena target awal terlalu besar, bukan kurang pengetahuan.
  • Stuart Spencer menyebut lebih dari 80 persen penyakit bersumber dari gaya hidup kurang baik, memerlukan insentif.
  • AIA Vitality membantu nasabah membangun kebiasaan sehat melalui edukasi, tantangan, dan sistem poin sejak 2021.

Suara.com - Kesadaran masyarakat Indonesia untuk hidup sehat sebenarnya terus meningkat. Banyak orang sudah memahami pentingnya olahraga, pola makan seimbang, serta istirahat yang cukup. 

Namun dalam praktiknya, mempertahankan kebiasaan sehat secara konsisten masih menjadi tantangan yang berat bagi banyak orang.

Founder & Coach SANA Studio, Laila Munaf, menilai masalah ini sering kali bukan karena kurangnya pengetahuan, melainkan soal motivasi dan cara memulai perubahan. Menurutnya, banyak orang ingin hidup lebih sehat, tetapi kerap memasang target terlalu besar sejak awal.

“Rasa malas atau keinginan untuk mencari kenyamanan instan membuat seseorang lebih memilih aktivitas yang minim usaha,” ujar Laila dalam acara peringatan lima tahun program wellness AIA Vitality yang digelar oleh AIA Indonesia di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa semangat untuk menjalani gaya hidup sehat biasanya sangat tinggi di awal. Namun ketika perubahan yang diharapkan tidak segera terlihat, motivasi tersebut bisa menurun dan akhirnya kebiasaan sehat pun berhenti di tengah jalan.

Karena itu, Laila menekankan pentingnya memulai perubahan dari langkah kecil yang realistis dan mudah dilakukan setiap hari. Menurutnya, kebiasaan sederhana justru lebih efektif membangun pola hidup sehat dalam jangka panjang.

“Ubah kebiasaan dari yang kecil-kecil dulu saja. Usahakan untuk konsisten melakukannya, tidak perlu langsung memasang target besar,” katanya.

Langkah kecil tersebut bisa dimulai dari hal-hal sederhana dalam keseharian, seperti membiasakan minum air putih yang cukup, mengurangi konsumsi minuman manis, menjaga pola tidur lebih teratur, hingga mulai berolahraga ringan beberapa kali dalam seminggu.

“Misalnya, membiasakan diri minum air yang cukup, mengurangi konsumsi minuman manis, tidur lebih teratur, atau mulai berolahraga ringan beberapa kali dalam seminggu,” tambahnya.

Selain konsistensi, faktor psikologis juga memegang peranan penting dalam membentuk kebiasaan baru. Pemberian penghargaan atau reward dinilai dapat meningkatkan motivasi seseorang untuk terus menjalankan gaya hidup sehat.

Group Chief Marketing Officer AIA Group, Stuart Spencer, mengatakan bahwa insentif kecil dapat memberikan dorongan positif bagi perubahan perilaku.

“Orang-orang membutuhkan hadiah, membutuhkan insentif, karena dengan itu bisa menimbulkan rasa dihargai dan motivasi bisa meningkat,” ujar Stuart.

Ia juga menyoroti bahwa sebagian besar penyakit sebenarnya berkaitan erat dengan pola hidup sehari-hari. “Lebih dari 80 persen penyakit yang terdata bisa disebabkan oleh lifestyle atau gaya hidup yang kurang baik,” katanya.

Untuk membantu masyarakat membangun kebiasaan sehat secara lebih konsisten, AIA Indonesia menghadirkan program wellness berbasis perubahan perilaku melalui AIA Vitality. 

Program ini menggabungkan edukasi kesehatan, tantangan aktivitas fisik, hingga sistem poin dan reward yang membuat perjalanan hidup sehat terasa lebih menarik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!

Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!

Lifestyle | Jum'at, 27 Februari 2026 | 07:41 WIB

Investasi Mengejutkan Cristiano Ronaldo: Mengubah Nutrisi Jadi Bisnis Teknologi Masa Depan

Investasi Mengejutkan Cristiano Ronaldo: Mengubah Nutrisi Jadi Bisnis Teknologi Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 20 Februari 2026 | 08:55 WIB

FOMO yang Menggerakkan: Mulai dari Ikut Tren Jadi Rutinitas Hidup Sehat Anak Muda

FOMO yang Menggerakkan: Mulai dari Ikut Tren Jadi Rutinitas Hidup Sehat Anak Muda

Your Say | Jum'at, 13 Februari 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB