Studi: 37 Persen Angka Kematian Didunia Disebabkan Pemanasan Global

Bimo Aria Fundrika, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 02 Juni 2021 | 15:10 WIB
Studi: 37 Persen Angka Kematian Didunia Disebabkan Pemanasan Global
Ilustrasi pemanasan global (Shutterstock).

Suara.com - Perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia bertanggung jawab atas hampir sepertiga atau 37 persen kematian akibat pemasan global dalam tiga dekade terakhir.

Hal itu terungkap dari hasil sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti internasional. Tim itu termasuk dari Universitas Bern di Swiss, Universitas Emory di AS melihat data dari 732 tempat di 43 negara antara 1991-2018.

Dilansir melalui News18, studi yang dipublikasikan di Nature Climate Change memperkirakan bahwa paparan panas dari perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia bertanggung jawab atas sekitar 0,6 persen dari total kematian musim panas.

Artinya lebih dari seratus ribu kematian per tahun jika diterapkan secara global.

Ilustrasi pemanasan global. [Shutterstock]
Ilustrasi pemanasan global. [Shutterstock]

Tim peneliti itu juga mengungkapkan bahwa beban kesehatan akibat perubahan iklim antropogenik sedang terjadi, dan tersebar luas secara geografis.

Jumlahnya bervariasi tergantung pada lokasi, dengan persentase kematian terkait perubahan iklim yang lebih besar terjadi di negara-negara yang lebih hangat daripada yang lebih dingin.

“Temuan kami mendukung kebutuhan mendesak akan strategi mitigasi dan adaptasi yang lebih ambisius untuk meminimalkan dampak kesehatan masyarakat dari perubahan iklim,” kata para peneliti.

Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan sekitar 166.000 orang meninggal karena kematian terkait panas antara tahun 1998 dan 2017. Dan karena perubahan iklim, lebih banyak orang yang terkena gelombang panas daripada sebelumnya, Verge melaporkan pada hari Senin.

Antara tahun 2000 dan 2016, jumlah orang yang terpapar gelombang panas meningkat sekitar 125 juta," perkiraan WHO.

baca juga

Studi ini juga memberikan bukti lebih lanjut tentang manfaat potensial dari mengadopsi kebijakan mitigasi yang kuat untuk mengurangi pemanasan di masa depan dan memberlakukan intervensi adaptasi untuk melindungi populasi dari konsekuensi buruk dari paparan panas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abai Prokes, Satgas Covid-19 Soroti Kerumunan di Danau Sunter saat Libur 1 Juni

Abai Prokes, Satgas Covid-19 Soroti Kerumunan di Danau Sunter saat Libur 1 Juni

News | Rabu, 02 Juni 2021 | 13:29 WIB

Studi: Tidur 1 Jam Lebih Awal Bisa Turunkan Risiko Depresi Hingga 23 Persen

Studi: Tidur 1 Jam Lebih Awal Bisa Turunkan Risiko Depresi Hingga 23 Persen

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 12:11 WIB

Staycation Jadi Tren, Tapi 4 Kondisi Hotel Berikut Bisa Picu Penyakit

Staycation Jadi Tren, Tapi 4 Kondisi Hotel Berikut Bisa Picu Penyakit

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 11:58 WIB

Terkini

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:41 WIB

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:58 WIB

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:57 WIB

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:56 WIB

×