Tekan Penularan Covid-19, Brasil Akan Gunakan Vaksin Buatan Rusia

M. Reza Sulaiman

Minggu, 06 Juni 2021 | 02:05 WIB
Tekan Penularan Covid-19, Brasil Akan Gunakan Vaksin Buatan Rusia
Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Suara.com - Pemerintah Brasil memberikan izin penggunaan kepada vaksin Covid-19 buatan Rusia, Sputnik V.

Dilansir ANTARA, regulator kesehatan Brasil, Anvisa, mengizinkan impor vaksin Covid-19 dengan syarat khusus.

Dewan Anvisa, melalui hasil pemungutan suara 4-1 setelah melakukan musyawarah selama tujuh jam, setuju untuk mengeluarkan izin bersyarat.

Persetujuan itu merupakan tindak lanjut dari rekomendasi yang disampaikan staf teknis sebelumnya pada hari yang sama.

Anvisa juga menyetujui, lagi-lagi dengan syarat, penggunaan vaksin Covaxin yang dibuat oleh Bharat Biotech, perusahaan swasta yang berbasis di Kota Hyderabad, India.

"Sputnik V akan tiba di Brazil pada Juli," demikian cuitan Kirill Dmitriev, kepala eksekutif Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), lembaga yang memasarkan vaksin Sputnik V di luar negeri.

Dalam cuitan menyangkut Sputnik V, Brazil disebut menjadi negara ke-67 yang mengesahkan vaksin tersebut.

Sebelumnya pada Jumat, staf teknis Anvisa merekomendasikan agar penggunaan Sputnik V disetujui --namun pada kondisi-kondisi tertentu, seperti hanya diberikan pada orang dewasa yang sehat.

Lampu hijau itu muncul setelah Anvisa pada akhir April menolak impor vaksin Sputnik V seperti yang diminta oleh gubernur negara-negara bagian yang sangat ingin mendapatkan pasokan vaksin.

baca juga

Pemerintah negara-negara bagian pada awalnya menginginkan persediaan 37 juta dosis vaksin.

Institut Gamaleya Moskow dan RDIF mengatakan Sputnik V 97,6 persen efektif melawan COVID-19 dalam penilaian "sebenarnya" berdasarkan data dari 3,8 juta orang.

Program vaksinasi di Brazil telah terganggu oleh penundaan dan kegagalan mengamankan pengadaan vaksin hingga membuat negara itu menjadi salah satu titik panas COVID-19 yang paling banyak menelan korban jiwa di dunia tahun ini.

Keadaan itu juga menyebabkan sistem kesehatan nasional jatuh ke ambang kehancuran.

Brazil sejauh ini sudah memvaksinasi 47,6 juta orang dengan dosis pertama. Jumlah itu setara dengan 22,6 persen dari keseluruhan penduduk. Untuk dosis kedua, sejauh ini baru 22,7 juta --atau 10 persen dari populasi-- yang sudah mendapatkannya.

Sejak pandemi mulai muncul, Brazil telah mencatat 16,84 juta kasus virus corona yang dikonfirmasi dan lebih dari 470.000 kematian.

Angka harian kematian akibat COVID-19 telah menurun dari puncak gelombang kedua pada April, namun masih jauh lebih tinggi dibandingkan dengan catatan terburuk pada 2020. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berani! Presiden Brasil Sebut PBB Gagal Lindungi Dunia dari Perang

Berani! Presiden Brasil Sebut PBB Gagal Lindungi Dunia dari Perang

News | Rabu, 23 September 2026 | 12:41 WIB

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:34 WIB

Minyak Rusia Kembali Masuk, Bahlil Pastikan Stok Energi Tetap Aman

Minyak Rusia Kembali Masuk, Bahlil Pastikan Stok Energi Tetap Aman

Video | Minggu, 13 September 2026 | 14:30 WIB

Bahlil Konfirmasi Impor Minyak Rusia Tahap 2 Sudah Jalan, Demi Amankan Energi Nasional!

Bahlil Konfirmasi Impor Minyak Rusia Tahap 2 Sudah Jalan, Demi Amankan Energi Nasional!

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 11:30 WIB

Raksasa Alumunium Rusia, Rusal Segera Garap Hilirisasi Bauksit di Kalimantan

Raksasa Alumunium Rusia, Rusal Segera Garap Hilirisasi Bauksit di Kalimantan

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:03 WIB

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:15 WIB

Seskab Teddy Disorot Usai Main Pulpen di Depan Putin, Dino Patti Djalal Beri Dukungan

Seskab Teddy Disorot Usai Main Pulpen di Depan Putin, Dino Patti Djalal Beri Dukungan

Video | Kamis, 10 September 2026 | 16:26 WIB

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:14 WIB

Terkini

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

×