Batu Ginjal Bisa Kembali Lagi, Ini Cara Mencegahnya

Yasinta Rahmawati

Rabu, 09 Juni 2021 | 15:35 WIB
Batu Ginjal Bisa Kembali Lagi, Ini Cara Mencegahnya
Ilustrasi batu ginjal. (Shutterstock)

Suara.com - Penyanyi Ashanty bersama keluarga diketahui pergi ke Turki untuk berjalan-jalan sekaligus berobat penyakit autoimun yang dulu diidapnya. Namun setelah melakukan check up keseluruhan, rupanya Ashanty juga memiliki batu ginjal.

Hal ini ia ungkap dalam unggahan YouTube The Hermansyah pada Minggu (6/6/2021) lalu. Pelantun lagu Jodohku ini memiliki batu ginjal dengan ukuran 4 mm dan diimbau harus mulai banyak minum air putih.

"Jadi udah dicek aku ada batu ginjal udah lumayan besar, tapi nggak perlu diambil. Ada dokter yang suruh ambil dan nggak, ini dibiarkan dulu 6 bulan," ujar Ashanty.

Batu ginjal adalah kumpulan deposit mineral dan garam yang terbentuk dalam berbagai bentuk dan ukuran di ginjal. Terkadang batu ginjal bisa sangat menyakitkan ketika melewati ginjal dan kandung kemih untuk keluar melalui urine.

Umumnya orang yang pernah terkena batu ginjal, ada sekitar 50% kemungkinan akan memilikinya lagi dalam 5 hingga 10 tahun jika tidak melakukan upaya pencegahan.

Dilansir dari US News, jenis batu ginjal menentukan makanan atau minuman apa yang harus dikonsumsi atau hindari untuk mengurangi risiko terkena batu ginjal lagi.

Penyebab batu struvite dan sistin tidak terkait erat dengan apa yang Anda makan seperti batu kalsium oksalat dan asam urat. Namun, orang dengan semua jenis batu ginjal dapat mengambil manfaat dari beberapa rekomendasi pencegahan ini:

1. Hidrasi

Asupan cairan yang cukup membantu ketika Anda rentan terhadap batu ginjal, kata Debbie Petitpain, ahli diet terdaftar di Charleston, Carolina Selatan.

baca juga

Cairan dapat membantu memblokir penumpukan zat yang membentuk batu. Minum lebih banyak cairan juga dapat mempermudah mengeluarkan batu jika salah satu berkembang.

Cara terbaik untuk menilai apakah Anda mendapatkan cukup cairan adalah dengan melihat warna urine Anda. Jika warnanya gelap, berarti Anda masih perlu banyak minum air.

2. Potong asupan garam

Terlalu banyak natrium dapat meningkatkan kalsium dalam urine dan itu dapat berkontribusi pada pembentukan batu ginjal. Rekomendasi natrium saat ini untuk orang dewasa tidak lebih dari 2.300 mg setiap hari.

3. Makan lebih sedikit

Bagi orang yang gemar makan, ada baiknya untuk memangkas porsi. Dengan makan lebih sedikit, Anda akan memiliki efek ganda yaitu makan lebih sedikit kalori dan mengonsumsi lebih sedikit garam.

4. Konsisten dengan perubahan pola makan

Penderita batu ginjal mungkin harus mengikuti rekomendasi makanan yang berhubungan dengan batu ginjal seumur hidupnya. Konsultasi dengan dokter pola makan seperti apa yang tepat dan sehat sangatlah membantu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedang Diderita Ashanty, Apa yang Membentuk Batu Ginjal?

Sedang Diderita Ashanty, Apa yang Membentuk Batu Ginjal?

Health | Rabu, 09 Juni 2021 | 10:37 WIB

Ashanty Idap Penyakit Baru, Krisdayanti Menguatkan: Jangan Khawatir

Ashanty Idap Penyakit Baru, Krisdayanti Menguatkan: Jangan Khawatir

Entertainment | Rabu, 09 Juni 2021 | 08:39 WIB

Tunggui Istri Dirawat di ICU, Pria Ini Minum Air Keran dan Tak Makan

Tunggui Istri Dirawat di ICU, Pria Ini Minum Air Keran dan Tak Makan

Kalbar | Selasa, 08 Juni 2021 | 19:58 WIB

Terkini

Dari Golden Bridge hingga Hoi An di Da Nang, Ini Pesona Vietnam yang Kini Makin Mudah Dijangkau

Dari Golden Bridge hingga Hoi An di Da Nang, Ini Pesona Vietnam yang Kini Makin Mudah Dijangkau

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:13 WIB

HP Tahan Air dan Baterai 10.000 mAh, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Pengguna Aktif

HP Tahan Air dan Baterai 10.000 mAh, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Pengguna Aktif

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 14:04 WIB

Sedih, Gen Z Tunda Nikah Karena Gaji Tak Kunjung Naik

Sedih, Gen Z Tunda Nikah Karena Gaji Tak Kunjung Naik

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 14:02 WIB

Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal

Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 14:00 WIB

Pasar Ekspor Jadi Peluang Baru di Tengah Lemahnya Rupiah dan Turunnya Kelas Menengah

Pasar Ekspor Jadi Peluang Baru di Tengah Lemahnya Rupiah dan Turunnya Kelas Menengah

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:59 WIB

4 Cara Mengecek Status BPJS Kesehatan PBI Aktif atau Tidak, Tak Perlu ke Kantor!

4 Cara Mengecek Status BPJS Kesehatan PBI Aktif atau Tidak, Tak Perlu ke Kantor!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:53 WIB

Film Sal Saeng Bu Rilis 2027, Ini Daftar Pemain Utama yang Penuh Bintang!

Film Sal Saeng Bu Rilis 2027, Ini Daftar Pemain Utama yang Penuh Bintang!

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:50 WIB

Lari Bikin Wajah Kendur, Mitos atau Fakta? Simak Penjelasan Dokter Tirta

Lari Bikin Wajah Kendur, Mitos atau Fakta? Simak Penjelasan Dokter Tirta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:50 WIB

MPV Listrik Tiga Baris Kia Carens EV Siap Dijual Resmi Pertengahan November

MPV Listrik Tiga Baris Kia Carens EV Siap Dijual Resmi Pertengahan November

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 13:47 WIB

Jelang Berlaku 2027, Skema Retribusi Ekspor Komoditas DSI Masuk Tahap Final

Jelang Berlaku 2027, Skema Retribusi Ekspor Komoditas DSI Masuk Tahap Final

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:45 WIB

×