alexametrics

Alasan Vitamin Suntik Disarankan untuk Orang dengan Masalah Asam Lambung

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi
Alasan Vitamin Suntik Disarankan untuk Orang dengan Masalah Asam Lambung
Ilustrasi suntik vitamin C. (Shutterstock)

Seperti diketahui, orang dengan masalah lambung kerap bisa bermasalah ketika mengonsumsi vitamin tablet minum.

Suara.com - Vitamin suntik tidak hanya disarankan untuk dunia kecantikan, tapi juga disarankan orang dengan lambung bermasalah tapi membutuhkan vitamin untuk tubuhnya.

Seperti diketahui, orang dengan masalah lambung kerap bisa bermasalah ketika mengonsumsi vitamin tablet minum. 

"Kalau memang lambung tidak memungkinkan mengonsumsi vitamin dalam bentuk minum. Kita butuh kerja cepat dan aman dalam artian untuk lambung seperti vitamin suntik," ujar Dokter Konsultasi Tropik Infeksi RSCM, & Carolus dr. Robert Sinto dalam diskusi virtual Kalbe, Jumat (18/6/2021).

dr. Robert menambahkan, vitamin tablet minum akan terkikis selama melalui proses pencernaan sehingga penyerapannya tidak akan maksimal, apalagi ada kondisi di mana pasien dengan masalah asam lambung membutuhkan vitamin dosis cukup besar.

Baca Juga: Jarang Disadari, Ini 4 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin

Ilustrasi suntik vitamin. (Shutterstock)

"Kalau butuh jumlah besar yang tidak mungkin dipenuhi dengan vitamin tablet dalam jumlah banyak. Maka lebih prefer dalam bentuk suntikan. Hal-hal praktis kapan milih injeksi suntikan atau minum," paparnya.

Alasan vitamin suntik tidak akan berdampak atau merangsang asam lambung, karena zat vitamin langsung dialirkan lewat darah sehingga tidak perlu melalui organ pencernaan untuk diolah.

Meski begitu, dr. Robert mengingatkan jika konsumsi vitamin tablet minum dan vitamin suntikan tetap harus dalam pengawasan dokter., terlebih mereka dengan penyakit kronik seperti jantung, ginjal, diabetes, hingga asam lambung yang berubah menjadi GERD (gastroesophageal reflux disease).

"Pada prinsipnya, agar tubuh aman kalau punya penyakit kronik lama baiknya konsultasi dulu ke dokter," pungkas dr. Robert.

Baca Juga: Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin D, Waspadai Gejala Perubahan Kebiasaan Buang Air Kecil

Komentar