Gejala Covid Varian Lambda, Apakah Berbeda dengan yang Lain?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 09 Juli 2021 | 13:01 WIB
Gejala Covid Varian Lambda, Apakah Berbeda dengan yang Lain?
Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia baru-baru ini menyatakan mutasi C.37 dari virus SARS-COV-2 sebagai varian baru yang dapat menjadi faktor potensial yang menambah beban kasus.

Mutasi yang dikenal dengan varian Lambda, pertama kali dikenali pada 14 Juni, setelah terdeteksi di lebih dari 25 negara di seluruh dunia. Lantas, adakah beda gejala covid varian lambda itu dengan yang lain.

Sebelum mengetahui gejala covid-19 varian lambda, berikut beberapa fakta awalnya.

Dilansir dari Times of India, varian lambda pertama kali diamati di Peru, dan menyebar ke seluruh negara di Amerika Selatan dan menjadi strain yang dominan di sana.

Belakangan, varian Lambda juga telah terdeteksi di beberapa bagian Inggris dan beberapa negara Eropa, yang juga sedang memerangi wabah yang dipicu oleh varian Delta.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Varian labda juga telah dideteksi di Indonesia. Tapi masih belum menjadi perhatian. Lalu apa saja gejala covid varian lambda?

Peru, yang merupakan episentrum penyebaran varian Lambda, telah mencatat tingkat keparahan dan kematian yang tinggi sejak tahun lalu. Namun, belum dapat disimpulkan apakah varian tersebut bertanggung jawab di balik hal yang sama.

Namun demikian, para ahli merasa bahwa orang harus tetap berhati-hati tentang kemungkinan gejala covid, termasuk batuk terus menerus, intens, demam tinggi, perubahan rasa/bau, sesak napas, dan nyeri tubuh.

Namun, perlu diketahui bahwa meski varian Lambda tidak sepenuhnya merupakan varian baru, pertama kali terdeteksi pada Agustus 2020, di Peru, di mana ia menyumbang lebih dari 805 kasus infeksi dan kemudian menyebar ke negara tetangga, menjadi varian dominan.

Varian Lambda, meski belum menjadi varian yang menjadi perhatian, diragukan sebagai kemungkinan ancaman karena transmisibilitas tinggi dan fitur mutatif yang dibawanya.

Sesuai bukti ilmiah yang tersedia bagi kami, varian Lambda membawa setidaknya 7 mutasi pada protein lonjakannya, yang membuatnya mematikan dan menyebabkan penularan yang lebih tinggi. Varian Delta, sebuah VoC, memiliki tiga mutasi.

Studi juga menyatakan bahwa varian Lambda membawa tingkat infektivitas yang lebih besar, dan jauh lebih menakutkan daripada varian virus Alpha dan Gamma.

Namun, harus diingat bahwa varian tersebut telah menyebabkan lonjakan kasus yang lebih kecil secara internasional, di mana sama sekali telah terdeteksi. Oleh karena itu, tidak dapat diprediksi dengan baik apakah ini dapat merusak seperti varian Delta, meskipun transmisibilitasnya dilaporkan tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Thailand Rela Antre Semalaman untuk Swab Test Covid-19 Gratis

Warga Thailand Rela Antre Semalaman untuk Swab Test Covid-19 Gratis

Foto | Jum'at, 09 Juli 2021 | 12:45 WIB

Kasus Harian COVID-19 Tinggi, Menag Gus Yaqut: Ibadah di Rumah

Kasus Harian COVID-19 Tinggi, Menag Gus Yaqut: Ibadah di Rumah

Kalbar | Jum'at, 09 Juli 2021 | 12:34 WIB

Puskesmas di Kabupaten Malang Dijadikan ICU Covid-19 Selama PPKM Darurat

Puskesmas di Kabupaten Malang Dijadikan ICU Covid-19 Selama PPKM Darurat

Malang | Jum'at, 09 Juli 2021 | 12:27 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB