Pantang Sok Kebal, Penyintas Covid-19 4 Kali Lebih Berisiko Terinfeksi Varian Delta

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 09 Juli 2021 | 15:06 WIB
Pantang Sok Kebal, Penyintas Covid-19 4 Kali Lebih Berisiko Terinfeksi Varian Delta
Ilustrasi virus corona covid-19, varian Delta. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan orang yang pernah tertular virus corona Covid-19 akan lebih berisiko terinfeksi varian Delta. Karena, varian Delta ini 4 kali lebih kuat untuk menembus antibodi para penyintas Covid-19.

Analisis laboratorium menemukan bahwa satu kali suntikan vaksin Pfizer atau AstraZeneca hanya mampu memberikan perlindungan 10 persen terhadap virus corona varian Delta, yang ditemukan pertama kali di India.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature, menemukan varian Delta 4 kali lebih mungkin menembus antibodi pelindung pada orang yang pernah terinfeksi virus corona Covid-19 dibandingkan varian Alpha.

Temuan ini membantu menunjukkan penyebab virus corona varian Delta ini lebih mudah menyebar, terutama di kalangan orang dewasa muda yang cenderung tidak terkena serangan ganda.

Menurut Public Health England, satu dosis vaksin Pfizer memiliki tingkat efektivitas 36 persen untuk melawan infeksi simtomatik akibat varian Delta. Sedangkan, satu dosis vaksin AstraZeneca memiliki tingkat efektivitas 30 persen.

Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Delta. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Delta. (Dok. Envato)

Sementara itu, para ahli di Inggris berasumsi bahwa vaksin Moderna memiliki tingkat efektivitas sama seperti vaksin Pfizer dalam melawan varian Delta, terutama seteleha suntikan kedua.

Di Inggris sendiri, varian Delta telah menyumbang hingga 95 persen dari keseluruhan kasus virus corona Covid-19. Menurut data dari Wellcome Sanger Institute, varian Delta ini menjadi kasus virus corona paling dominan di Inggris dalam waktu kurang dari 6 Minggu.

"Varian Delta ini memiliki keunggulan bisa menyebar lebih cepat. Artinya, virus akan jauh lebih mudah menular dan menginfeksi manusia. Jadi, orang yang sudah vaksinasi mungkin akan kurang terlindungi dengan baik," kata Dr Peter English, pensiunan konsultan di Communicable Disease Control dikutip dari The Sun.

Namun, para ahli khawatir varian virus corona lainnya juga akan ikut bermunculan. Dr Julian Tang, profesor kehormatan dan ahli virologi klinis, Universitas Leicester, mengatakan varian virus corona yang lebih kebal dari vaksin Covid-19 mungkin akan bermunculan dan rentan menyerang populasi dengan kekebalan yang masih belum kuat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis Efektif Kasih Perlindungan dari Varian Delta

Studi: Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis Efektif Kasih Perlindungan dari Varian Delta

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 10:10 WIB

Corona Makin Ganas, Apa Itu Masa Inkubasi COVID-19? Apa Saja Gejala COVID-19?

Corona Makin Ganas, Apa Itu Masa Inkubasi COVID-19? Apa Saja Gejala COVID-19?

Bali | Kamis, 08 Juli 2021 | 20:32 WIB

Virus Corona Varian Delta Bikin Heboh, Ini Kelompok Orang yang Cenderung Terlindungi

Virus Corona Varian Delta Bikin Heboh, Ini Kelompok Orang yang Cenderung Terlindungi

Health | Kamis, 08 Juli 2021 | 20:55 WIB

Terkini

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung

PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

KPK Usul Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

KPK Usul Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

×